CEK DAGANGAN: Pedagang hewan kurban mengecek kambing yang akan dibeli oleh para pelanggan untuk hari raya kurban. (Rizqi Karimatul Barokah/Radar Kedu)
CEK DAGANGAN: Pedagang hewan kurban mengecek kambing yang akan dibeli oleh para pelanggan untuk hari raya kurban. (Rizqi Karimatul Barokah/Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Rabu (22/8) mendatang, para pedagang hewan kurban mulai terlihat membuka lapaknya di beberapa tempat di Kota dan Kabupaten Magelang. Selain menjajakan langsung di lapaknya, beberapa di antaranya juga aktif menjual melalui media sosial.

Salah satu kawasan yang mulai dipenuhi penjual herwan kurban adalah Jalan Sultan Agung, Karet, Jurangombo Selatan, Kota Magelang. Setiap tahun, tempat ini memang jadi salah satu sentra penjualan hewan kurban. Pedagang memilih tetap menggelar dagangannya di pinggir jalan meski juga mempromosikan di media sosial.

Salah satu pedagang, Ahmad Aufa Muha, 30, sudah mulai membuka lapak sejak sebulan sebelum Idul Adha. Harga seekor kambing bervariasi mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 8 juta per ekor. Sementara untuk sapi ditawarkan mulai Rp 19 juta hingga Rp 50 juta.

Pedagang lainnya, Supriyanto, 40, menuturkan selain menggelar lapak, ia juga aktif promosi di media sosial yaitu facebook dan instagram. Langkah ini untuk menyiasati tuntutan zaman agar tidak kalah dengan lainnya. Terkait dengan harga, Supriyanto menuturkan, harga hewan kurban tiap tahunnya selalu naik. “Karena tuntutan ekonomi semuanya naik, jadi harga kambing ikut naik,” ungkap Supriyanto. (mg27/mg28/had/ton)