Jateng Luncurkan Bantuan Untuk Korban Gempa NTB

233
PEDULI : BPBD Jateng menyiapkan sejumlah bantuan yang akan dikirim kepada korban gempa di Lombok, NTB. (Adityo Dwi/ Jawa Pos Radar Semarang)
PEDULI : BPBD Jateng menyiapkan sejumlah bantuan yang akan dikirim kepada korban gempa di Lombok, NTB. (Adityo Dwi/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) menyisakan duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tak terkecuali Jawa Tengah. Untuk membantu saudara di NTB, pemerintah Jawa Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meluncurkan sejumlah bantuan ke daerah terdampak.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah Sarwa Pramana, mengatakan, ada sekitar 25 personil diberangkatkan ke NTB Senin (6/8) malam. Termasuk bantuan kebutuhan dasar pengungsi berupa tas sekolah anak, mie instan, kopi gula teh susu serta minyak goreng. Selain itu, juga berupa uang senilai Rp150 juta lebih yang dikumpulkan dengan tambahan dari beberapa sumber.

“Mungkin belum seberapa, tapi ini adalah wujud bagaimana Pemprov Jateng peduli terdahap NTB. Dan kami menggugah seluruh masyarakat, maupun dunia usaha untuk ikut serta meringankan beban masyarat NTB yang kondisinya cukup memprihatinkan,” ujar Sarwa.

Mengenai bantuan yang akan dikirim, Sarwa berharap pihak Angkasa Pura memberikan kemudahan untuk membawa bantuan ke NTB. Karena pengiriman jalur darat dinilai membutuhkan waktu yang cukup lama. Dengan kemudahan akses yang diberikan, nantinya akan disusulkan bantuan berupa beras dan kebutuhan mendesak lainnya.

“Karena ini memang kondisi darurat, kami harap ada akses kemudahan via udara, Kita sudah koordinasi dengan BNPB dan teman-teman di sana mengenai kebutuhan yang mendesak. Nanti bisa kita susulkan,” tandasnya.

Hingga siang kemarin, dikatakan Sarwa, seluruh sekolah di daerah terdampak masih diliburkan untuk identifikasi gedung yang kemungkinan retak tapi belum roboh. Sebab, hal yang demikian sangat membahayakan ketika terjadi gempa susulan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranawa turut menyampaikan belasungkawa atas bencana ini. Dirinya memastikan, pemerintah Jawa Tengah siap stand by untuk memberikan bantuan.

“Selain itu juga pelajaran betapa pentingnya kelompok-kelompok pengurangan risiko bencana, betapa pentingnya pelatihan kebencanaan, dan betapa pentingnya ketika membangun tetap memperhatikan aspek kebencanaan,” ujarnya. (sga/zal)