Suhu Dingin Tak Surutkan Wisatawan Saksikan DCF

203
MERIAH : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan istri menerbangkan lampion dalam puncak acara Dieng Culture Festival yang diadakan di dataran Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (5/8) dini hari. (Foto: Dieng)
MERIAH : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan istri menerbangkan lampion dalam puncak acara Dieng Culture Festival yang diadakan di dataran Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (5/8) dini hari. (Foto: Dieng)

RADARSEMARANG.COM, BANJARNEGARA – Ribuan lampion diterbangkan meramaikan acara Dieng Culture Festival 2018 di dataran Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (5/8) dini hari.

Lampion beraneka warna tersebut menandai puncak pentas musik bertajuk “Senandung Negeri di Atas Awan” yang menampilkan beberapa grup musik lokal dengan bintang tamu penyanyi Hiroaki Kato dari Jepang dan Noe vokalis “Letto”.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atiqoh menyalakan lampion di depan ratusan ribu pengunjung yang meramaikan kawasan dataran tinggi Dieng.

Suhu dingin yang mencapai di bawah 10 derajat Celcius tidak menyurutkan minat wisatawan dan masyarakat setempat untuk berada di pelataran Candi Arjuna.

Sembari menyulut api untuk menerbangkan lampion, para wisatawan tanpa dikomando menyanyikan lagu Indonesia Pusaka.

Hadir Bupati Banjarnegara Budi Sarwono juga terlihat menerbangkan lampion dari atas panggung acara. “Dieng indah, penuh dengan lampion,” kata Ganjar sambil memandang ke langit di atas dataran tinggi Dieng yang dihiasi ribuan lampion.

Ganjar pun mendorong agar pelaksanaan Dieng Culture Festival selanjutnya bisa memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat setempat. “Banyak wisatawan yang datang bahkan hingga dua sampai tiga kali. Mereka sudah menikmati jazz atas awan semalam. Acara ini selalu menarik dan orang selalu menunggu-nunggu. Kami akan dorong terus pariwisata sebagai potensi ekonomi baru,” ujarnya.

Lagu-lagu andalan band Letto pun membuat penampilan makin semarak. Seperti Sebelum Cahaya, Sandaran Hati, hingga Ruang Rindu. Tanpa diperintah, wisatawan ikut bernyanyi. Dengan menggunakan bahasa Jawa, Noe yang merupakan anak pertama budayawan Emha Ainun Nadjib, sukses mengajak penonton berdendang.

Aksi panggung menawan juga diperlihatkan band Asal Yogyakarta, The Rain. Lewat hits Terlatih Patah Hati, The Rain berhasil menghipnotis ribuan penonton yang hadir. Lagu ini sekaligus menutup event yang sudah 9 kali dilaksanakan itu.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin didampingi Kepala Bidang Pemasaran Alamsyah sangat mengapresiasi sambutan dari wisatawan manca negara maupun luar daerah yang meramaikan even tersebut. Ditandai dengan ludesnya tiket sebelum acara berlangsung, serta pengunjung yang membludak saat acara dilaksanakan sejak Jumat (3/8).

“Kami perkirakan ada seratus ribu wisatawan di Dieng malam ini, kami sangat mengapresiasi wisatawan yang hadir dan berterima kasih kepada pelaksana kegiatan sehingga lancar sampai hari H,” ujarnya. (tya/bis/zal)