RSU Syubbanul Wathon Beroperasi September

325
RS NU : Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini (kiri) saat meninjau pembangunan tahap akhir RSU Syubbanul Wathon, Minggu (5/8). (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)
RS NU : Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini (kiri) saat meninjau pembangunan tahap akhir RSU Syubbanul Wathon, Minggu (5/8). (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Syubbanul Wathon di Jalan Magelang-Kopeng, tepatnya di Dusun Nuren Desa Purwosari Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang kini sudah mencapai 80 persen. Ditargetkan pada pertengahan September siap operasional untuk melayani kesehatan masyarakat.

“Kita targetkan pada tanggal 15 September siap beroperasi,” ucap Direktur Pengembangan dan Kerjasama Siloam Hospitals Group, dr Anang Prayudi saat meninjau pembangunan tahap akhir RSU Syubbanul Wathon di Tegalrejo, Minggu (5/8).

Anang menerangkan, RSU Syubbanul Wathon merupakan rumah sakit tipe C berkapasitas 180 tempat tidur dengan 3 lantai di atas lahan seluas 4.800 meter persegi. RS ini mampu melayani daerah seluas 30 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 6.000 orang. “Saat ini proses penyediaan tenaga dokter ahli dan dokter umum hampir rampung dan menyusul persiapan tenaga ahli di bidang keperawatan, analisis laboratorium serta radiografi. RSU ini akan segera dilayani program BPJS”, papar dr Anang

Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini menuturkan, NU kini fokus pada tiga bidang, yakni pendidikan, ekonomi berbasis mikro dan peningkatan layanan kesehatan. Ketiga faktor tersebut sebagai tolak ukur warga NU menyambut kompetisi dan peluang bagi generasi NU di masa mendatang. “Maka pilihan mendirikan RS ini saya kira tepat. Dengan dibangunnya RSU Syubbanul Wathon ini, kami berharap sebagai batu loncatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi 13 ribu santri di Tegalrejo dan seluruh masyarakat di Kabupaten Magelang,” harapnya. (san)