Rowosari Alami Kekurangan Air Bersih

206

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Ratusan warga di wilayah RT 4 RW IX Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang mengalami kekurangan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan memasak, warga terpaksa membeli air galonan.

“Memang untuk keperluan memasak, harus membeli air yang setiap galonnya seharga Rp 5000. Air galon tersebut, habis dalam tiga hari sehingga harus terus membeli,” kata salah seorang warga Kebun Taman, Jumiatun, 35, kemarin.

Jumiatun juga mengaku langkanya air bersih itu terjadi sejak empat bulan lalu sampai sekarang. Sedangkan biasanya, warga mengambil air sumur tetapi sekarang ini sumurnya sudah kering tidak ada airnya lagi. “Biasanya kalau memasak bisa menggunakan air sumur dan air tersebut jernih bisa digunakan untuk keperluan memasak atau mandi,” jelasnya.

Sejak kekurangan air bersih, jelasnya, Pemkot Semarang belum mambantu menyediakan air atau droping air dan baru kali ini ada bantuan dari pihak swasta yang membantu warga menyediakan air bersih. “Kami berharap Pemkot Semarang membantu warga dengan cara membuatkan tendon air sehingga warga bisa menyalurkan air PDAM dengan menggunakan pipa pralon yang dipasang di setiap rumah,” katanya.

Selama ini, imbuhnya, memang ada PDAM yang sudah masuk. Tetapi untuk warga yang rumahnya di daerah atas, tidak bisa menggunakan air tersebut karena airnya tidak bisa naik ke atas.

Warga lainnya, Sumiyatun, 36, mengaku untuk keperluan mandi dan mencuci terpaksa menggunakan air Sungai Pengkol yang jaraknya dari rumah mencapai 1 kilometer. “Kalau untuk mencuci pakaian atau mandi, biasanya menggunakan air sungai yang jalannya naik turun bukit. Tetapi kalau memasak, menggunakan air galon,” katanya.

Sekjen Komunitas Volvo Club of Indonesia (VCOI) Chapter Semarang, Stephanus Agung mengatakan bahwa pihaknya ingin meringankan beban warga Rowosari yang mengalami kekurangan air bersih saat kemarau. “Dengan adanya bantuan droping air 10 tanki ini, kami harapkan dapat meringankan beban warga,” katanya.

Kegiatan ini akan dilanjutkan sampai dengan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. “Ini program maraton,” imbuhnya. (hid/ida)