Lepas Calon haji dengan Isak Tangis

1740
HARU: Jamaah calon haji saat dilepas keluarganya di Islamic Center Manyaran, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARU: Jamaah calon haji saat dilepas keluarganya di Islamic Center Manyaran, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemberangkatan jamaah calon haji (calhaj) Kota Semarang diwarnai isak tangis oleh keluarganya. Selain itu, tak sedikit calhaj yang menangis  saat dilepas keluarganya yang menunggu di luar pagar Islamic Center. Rombongan calhaj kloter 68 dan 69 itu diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan Boyolali dari Islamic Center Manyaran, Minggu (5/8) kemarin.

“Mereka yang berangkat menuju Asrama Haji Donohudan itu adalah kloter 68 yang berangkat pukul 08.00 dengan menggunakan 9 bus, dan kloter 69 berangkat pukul 11.00,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muhammad Habib.

Habib menjelaskan, untuk kloter 68 berjumlah 351 jamaah ditambah 4 jamaah dari Jepara dan petugas haji berjumlah lima orang, sehingga totalnya 360 orang. Sedangkan kloter 69 berjumlah 355 jamaah ditambah lima petugas haji.

Dikatakan, jumlah jamaah haji Kota Semarang tahun ini sebanyak 1.919 orang, yang terbagi dalam 6 kloter, yakni 68, 69, 70, 71, 72 dan 73. Untuk kloter 73 bergabung dengan Grobogan. “Rinciannya, 148 jamaah dari Kota Semarang dan Grobogan  berjumlah 203 orang,” bebernya.

Diperkirakan Wali Kota Semarang Hendrar Prihardi akan melepas jamaah calon haji Kota Semarang kloter 72 di Islamic Center pada Senin (6/8) pukul 12.00. Sebelumnya, ada beberapa kloter yang berangkat pada hari yang sama tetapi jamnya berbeda, yakni kloter 70 akan berangkat pukul 03.00 pagi, dan kloter 71 berangkat pukul 08.00.

Salah seorang keluarga jamaah calon haji, Nur Aida, 42,  mengaku senang dan terharu melihat orangtuanya bisa menunaikan ibadah haji.  Sebab, orangtuanya harus antre hingga 7 tahun. Ia merasa yakin ornagtuanya bisa menyelesaikan tahapan-tahapan ibadah haji dengan baik dan sempurna.  “Sebelum berangkat haji, orangtua saya rutin olahraga untuk menunjang fisik selama di Tanah Suci,” katanya. (hid/aro)