BPI Dukung Perpusdes di PRB

1377
BANTUAN - Perwakilan tim CSR PT BPI saat berikan bantuan dana operasional kegiatan pameran Perpusdes di Pekan Raya Batang. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
BANTUAN - Perwakilan tim CSR PT BPI saat berikan bantuan dana operasional kegiatan pameran Perpusdes di Pekan Raya Batang. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Untuk mendukung suksesnya pameran produk hasil Perpusdes di Pekan Raya Batang, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) menyerahkan bantuan uang untuk operasional selama pameran. Bantuan diberikan kepada perwakilan pengurus Perpusdes saat acara berlangsung.

Perwakilan tim CSR PT BPI M Ahmad merupakan bantuan itu bagian dari corporate social responsibilty (CSR) PT BPI kepada Forum Komunikasi Perpuseru Batang (FKP2B) untuk memeriahkan kegiatan Pekan Raya Batang/Book Fair yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpuska) Kabupaten Batang. Kegiatan diadakan Selasa 31Juli hingga 6 Agustus 2018, di Jalan Veteran Kota Batang.

“FKP2B adalah Forum Komunikasi 34 Perpusdes yg pembentukannya difasilitasi oleh BPI sebagai wadah komunikasi dan peningkatan kapasitas Perpusdes (Perpustakaan Desa) yang berada di Batang,” jelasnya, Sabtu (4/8/2018).

Anggotanya terdiri dari 15 perpusdes yang didirikan oleh BPI dengan perpusdes yang didirikan oleh Pemkab Batang. Stan mereka berada di samping stan milik Disperpuska Kabupaten Batang yang berada di ruang pameran buku dan kerajinan tenda bagian dalam.

Stan tersebut menjual berbagai kerajinan tangan, dari patung, anyaman, wadah nasi, berbagai camilan siap santap, makanan dan minuman instan siap seduh. Juga makanan tradisional berupa nasi jagung lengkap dengan lauk khas Batang.

“Pada kegiatan ini, kami menyerahkan batuan sebesar Rp 1,3 juta, yang dananya untuk keperluan pameran,” ucapnya.

Perwakilan dari Perpusdes Galuh mengatakan, dana yang mereka terima digunakan untuk keperluan operasional selama pameran berlangsung.

“Dana yang kami terima kamu gunakan untuk membiayai kegiatan. Dari mencetak spanduk, kebutuhan peralatan hingga biaya makan dan minum bagi anggota yang jaga stan,” ucap mahasiswi IAIN Pekalongan ini. (han/svs/lis)