500 Unit Rumah BSB Village Terbangun

Penjualan Rumah Menengah 2018 Meningikat

1576
BERUNTUNG : Agnes, salah satu konsumen rumah di BSB Village asal Jakarta menerima hadiah NMax dari Manager Marketing BSB City Harry Setiawan. (ISTIMEWA)
BERUNTUNG : Agnes, salah satu konsumen rumah di BSB Village asal Jakarta menerima hadiah NMax dari Manager Marketing BSB City Harry Setiawan. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Permintaan rumah kelas menengah tahun 2018 terus membaik, bila dibandingkan dengan tahun 2016 dan 2017 yang stagnan dan cenderung menurun. Kondisi ini dipengaruhi perekonomian yang mulai membaik, sehingga turut mendongkrak penjualan di BSB Village.

Koordinator Marketing BSB Village Mohammad Hasan, mengungkapkan bahwa tahun 2018, penjualan BSB Village mengalami peningkatan cukup bagus. Salah satu faktor peningkatan penjualan adalah karena banyak inovasi yang dilakukan BSB Village, baik model rumah, kualitas bangunan maupun program-program yang digelar. “Sejak Februari-30 April 2018 saja, dengan program hadiah NMax mampu terjual 27 unit rumah. Sedangkan harga rumah menengah ini berkisar Rp 300-Rp 800 juta,” tutur Hasan, di sela penyerahan pengundian grand price NMax di BSB Villae, Minggu (5/8) kemarin.

Sampai saat ini, jelasnya, kawasan BSB Village yang memiliki luas 65 hektare sudah terbangun sekitar 500 unit dengan berbagai tipe. Rumah yang dibangun dengan sistem cluster ini terdiri atas berbagai kawasan yakni Aurota Garden 230 unit sudah terjual habis. Sedangkan Aurora Terace dan Aurora Spring sudah terjual 80 persen. Untuk Aurora Boulevard, tahap satu sudah terjual habis dan kini sudah berlanjut ke tahap 2 sudah terjual 50 persen, sehingga tinggal beberapa unit saja.

Menurut Hasan, dalam waktu dekat akan dibangun Aurora Valle sekitar 150 unit, namun harganya masih menunggu penghitungan. “Hampir setiap bulan, harga rumah mengalami kenaikan, sesuai dengan kenaikan harga bahan bangunan. Namun kenaikan harga tetap dikembalikan lagi ke konsumen dalam bentuk berbagai hadiah yang menarik di antaranya 6 unit NMax,” tambah Hasan.

BSB Village menargetkan pembangunan 2.500-3.000 unit rumah di atas lahan 65 hektare. Selain melakukan pembangunan rumah, akan dibangun club house akhir tahun ini, resto, taman bermain, dan berbagai fasiltas umum lainnya yang mendukung perumahan yang nyaman dan sejuk, dengan lingkungan yang masih asri dan bebas polusi.

“Di kawasan ini, kami membidik segmen menengah, khususnya keluarga baru yang sebelumnya hanya mengontrak rumah. Kami juga menargetkan pembeli rumah tidak hanya dari Semarang, tetapi juga daerah luar Semarang,” ujar Hasan. (tya/ida)