5 Ribu Warga Pekalongan Ikut Pecahkan Rekor Senam

739
SEMANGAT : Ribuan warga Kota Pekalongan turut dalam bagian pemecahan rekor dunia tarian poco-poco dengan peserta terbanyak, di Lapangan Mataram Komplek Pemkot Pekalongan, Minggu (5/8). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radara Semarang)
SEMANGAT : Ribuan warga Kota Pekalongan turut dalam bagian pemecahan rekor dunia tarian poco-poco dengan peserta terbanyak, di Lapangan Mataram Komplek Pemkot Pekalongan, Minggu (5/8). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radara Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sebanyak kurang lebih lima ribu warga Pekalongan dari berbagai unsur, mulai dari ASN, pelajar, klub olahraga, TNI dan Polri, turut ambil bagian dalam pemecahan rekor dunia tarian poco-poco dengan peserta terbanyak di Lapangan Mataram, pada Minggu (5/8).

Acara yang digagas oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini memang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, agar bisa menjadi sarana pemersatu bangsa dan menanam nilai nasionalisme.

Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz mengungkapkan bahwa keikutsertaan masyarakat Kota Pekalongan kali ini tidak hanya sebagai bagian dari pemecahan rekor dunia, yang digelar oleh pemerintah di 34 provinsi pada 71 kota dan kabupaten, tapi juga bentuk semangat dalam rangka menyambut Asian Games 2018.

“Selain menggungah semangat warga, acara seperti ini bertujuan menghapus generasi yang malas bergerak, akibat dampak negatif teknologi gawai dan digital,” seru wali kota sebelum senam dimulai.

Kegiatan senam masal seperti ini diharapkan membawa peserta menjadi lebih gembira, sehat dan sehat. Jika selama ini banyak sendiri dan cuek karena sibuk bermain gawai, maka dengan bersama-sama akan lebih banyak interaksi dengan orang lain. “Kami ini generasi muda di Pekalongan lebih gembira dengan ikut senam sehat ini,” harapnya.

Karena menurut wali kota, senam poco-poco tidak hanya berupa gerakan senam kesehatan saja. Tapi gabungan antara seni dan olahraga, khususnya banyak gerakan tari khas berbagai daerah Indonesia yang digunakan dalam senam poco-poco tersebut.

Instruktur senam Poco Poco Naniek mengatakan, dirinya dan instruktur lain senang dan bangga menjadi bagian dari pemecahan rekor tersebut.

“Semoga kegiatan ini bisa menambah manfaat bagi semua pihak. Pemkot juga menindaklanjuti program senam ini, dengan menggelar lomba senam dengan hadiah menarik, mulai minggu depan,” katanya. (han/zal)