Tiap Anggota Saling Memberi Inspirasi

Lebih Dekat Dengan Datsun Go Community Indonesia Semarang

269
AKRAB : Anggota Datsun Go Community Indonesia (DGCI) Semarang saat berkumpul bareng. (ISTIMEWA)
AKRAB : Anggota Datsun Go Community Indonesia (DGCI) Semarang saat berkumpul bareng. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM – DGCI Semarang adalah organisasi yang mewadahi para penggemar kegiatan otomotif, baik kompetisi, rekreasi dan sosial kemasyarakatan. Komunitas ini menggunakan konsep kekeluargaan, sehingga semua pecinta mobil tersebut bisa lebih akrab dan seolah tidak ada batas antara satu anggota dengan anggota lainnya.

MIFTAHUL A’LA

MOBIL jenis LCGC sekarang semakin banyak digemari masyarakat di Kota Semarang. Salah satunya, mobil LCGC jenis Datsun. Masyarakat yang memiliki mobil jenis tersebut pun mempelopori terbentuknya Datsun Go Community Indonesia (DGCI) Semarang. “Sudah tiga tahun, komunitas ini terbangun, sebagai wadah pecinta Datsun di Kota Semarang,” kata Ketua Datsun Go Community Indonesia (DGCI) Semarang, Adjie Gusti.

Ia menambahkan, selain harga yang cukup terjangkau, mobil jenis ini digemari karena bahan bakar irit dan tidak kalah dengan mobil-mobil LCGC lainnya. Secara eksterior, mobil jenis Datsun sangat menarik bagi kalangan anak-anak muda.

Tiga tahun terbentuk, DGCI Semarang sudah memiliki ratusan member baik jenis Datsun Go Panca maupun Datsun Go+. Ia mengaku komunitas ini terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung. Bahkan, dari tahun ke tahun semakin banyak  masyarakat Kota Atlas yang demen dengan mobil jenis tersebut. “Sudah ratusan anggotanya, meski memang ada yang member aktif, ada juga yang tidak begitu aktif,” ujarnya.

Meski memiliki kesibukan dan profesi masing-masing, semua anggota selalu menyempatkan waktu untuk saling bersapa. Biasanya, hari Jumat malam dipilih untuk melakukan kopi darat atau kumpul bareng sesama pecinta Datsun di Kota Semarang. Selain sering, kesempatan tersebut digunakan sebagai salah satu cara untuk mempererat kedekatan emosional sesama anggota. “Kami sharing, dan ngobrol-ngobrol terkait dengan berbagai hal yang berkaitan dengan komunitas. Bahkan, antaranggota saling mengintip modifikasi agar kendaraannya semakin kece di jalan,” tambahnya.

Keleluargaan dan seduluran sak lawase. Itulah konsep yang dianut oleh DGCI Semarang. Jadi semua anggota dan pemilik Datsun sudah dianggap sebagai salah satu keluarga. Artinya, ketika ada masalah, semua bertanggung jawab untuk membantu sesama pecinta mobil Datsun. “Semua keluarga. Keluarga kami semua, terlibat saat ngumpul bareng,” ucapnya.

Selain itu, DGCI Semarang juga kerap menggelar touring dan kegiatan sosial. Misalnya ketika ada bencana, semua anggota turun langsung ke lapangan untuk membantu atau dengan mengumpulkan donasi bersama untuk membantu ke sejumlah panti asuhan di Kota Semarang. Selain untuk mempererat hubungan antar anggota, juga sebagai salah satu cara untuk rekreasi bareng sesama pecinta Datsun. Misalnya seperti ke Jogjakarta, Jepara, dan sejumlah daerah lain se-Jateng. “Jadi touring bareng dan ramai-ramai,” tambah anggota bagian touring, DGCI Semarang, Nando Suryo.

Diakuinya, banyak kisah menarik selama menjadi member DGCI Semarang. Selain mendapatkan teman baru, banyak yang kemudian semakin paham dengan mesin mobil. Bahkan, sejumlah anggota saling bertukar edukasi terkait dengan perawatan kendaraan jenis LCGC tersebut. Hal itu penting, agar ketika ada masalah dengan mesin seperti mogok bisa diantisipasi terlebih dahulu. “Banyak anggota yang kemudian mulai melakukan modifikasi mobilnya saat kumpul. Jadi mereka saling menginspirasi satu dan lainnya,” tambahnya.  (*/ida)