Teknologi sebagai Sarana Pendidikan Berorganisasi di Madrasah

226
Oleh: Titik Mukti Aryanti SPd
Oleh: Titik Mukti Aryanti SPd

RADARSEMARANG.COM – Kemajuan teknologi yang berkembang sangat pesat secara tidak langsung telah memengaruhi segala aspek kehidupan manusia, baik dalam bidang politik, ekonomi, budaya, bahkah dalam bidang pendidikan. Kemajuan teknologi telah memungkinkan terciptanya lingkungan belajar global yang berhubungan dengan jaringan yang menempatkan siswa di tengah-tengah proses pembelajaran, dikelilingi oleh berbagai sumber belajar dan layanan belajar e-lektronik.

Setiap teknologi pastinya mempunyai dampak positif maupun dampak negatif. Manfaat positif yang bisa didapat dari kemajuan teknologi adalah memberikan kemudahan dalam bidang pendidikan terutama sebagai salah satu sumber pengetahuan dan referensi dalam belajar. Namun kemajuan teknologi juga dapat memberikan dampak negatif yang bisa menjerumuskan ke dalam hal yang tidak baik, sehingga harus berhati-hati dalam menggunakan teknologi.

Teknologi Informasi dan Komunikasi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan di mana saja. Saat ini jarak dan waktu tidaklah menjadi masalah yang berarti untuk mendapatkan ilmu. Berbagai aplikasi sudah tercipta untuk memfasilitasi kegiatan belajar mengajar.

Sekolah sebagai lembaga pendidikan sudah seharusnya mempunyai organisasi yang baik agar tujuan pendidikan formal bisa tercapai dengan maksimal. Unsur-unsur personal di lingkungan pendidikan adalah kepala sekolah, guru, karyawan, dan murid. Selain itu juga sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang berada di bawah instansi atasan baik itu kantor dinas atau kantor wilayah departemen yang bersangkutan.

Pendidikan sebagai sebuah organisasi harus dikelola sedemikian rupa sehingga aktivitas pelaksanaan program organisasi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Di antara manfaat dan tujuan organisasi pendidikan adalah: mengatasi keterbatasan kemampuan, kemauan dan sumber daya yang dimiliki dalam mencapai tujuan pendidikan. Terciptanya efektifitas dan efisiensi organisasi dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan. Sebagai wadah pengembangan potensi dan spesialisasi yang dimiliki. Menjadi tempat pengembangan ilmu pengetahuan, dan lain-lain.

Perkembangan teknologi memudahkan siswa dalam belajar berorganisasi sejak dini sebagai bekal dalam bermasyarakat. Beberapa contoh organisasi di sekolah adalah OSIS, IPNU-IPPNU, Kepramukaan dll. Organisasi dalam pendidikan melatih siswa bertanggung jawab, disiplin, percaya diri, sehingga dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar dan meningkatkan prestasi. Pendidikan yang hanya fokus di dalam kelas terkadang membuat siswa jenuh dan merasa bosan sehingga pembelajaran tidak tercapai.

Organisasi pendidikan memberikan wadah kepada siswa untuk meluangkan waktunya kepada kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Perkembangan teknologi memudahkan siswa dalam membentuk organisasi pendidikan dan mendapat wawasan yang lebih luas, sebagai sarana komunikasi yang tidak terbatas serta menghindarkan siswa dari konten-konten teknoligi yang bersifat negatif. Dengan adanya teknologi siswa lebih aktif dan kreatif dalam berorganisasi sehingga organisasi pendidikan lebih menarik dan diminati oleh semua siswa.

Organisasi pendidikan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi akan membuat siswa lebih berkembang dan menemukan bakatnya dengan bimbingan dari bapak dan ibu guru, sehingga siswa bisa lebih berprestasi dan mempunyai bekal dalam bermasyarakat. (kpig1)

Guru MTs NU 02 Gringsing