Perketat Distribusi Hewan Kurban

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemantauan dan pengawasan hewan ternak menjelang Idul Adha di Jateng menjadi sangat penting. Dengan harapan, hewan yang disembelih nanti benar-benar memenuhi ketentuan kelayakan dan kesehatan. Terlebih bagi warga yang mengonsumsi daging kurban juga turut merasa aman.

“Selama ini penjualan hewan kurban dengan pedagang kagetan, tidak terpantau dan terkontrol. Hewan yang dijual apakah sudah memenuhi kelayakan dan kesehatan hewan. Karena itulah, kami meminta pemerintah terutama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pemprov Jateng harus mengawasi dan mengontrol hewan yang dijual,” kata Anggota Komisi B DPRD Jateng, Ahsin Ma’ruf.

Ahsin juga menyoroti masalah penyembelihan hewan kurban. Selama ini masih banyak orang yang tidak mengetahui atau memenuhi syarat dan ketentuan penyembelihan yang sesuai syariah. “Tugas Disnakeswan kembali untuk masalah ini, juga diperlukan,” tambahnya.

Kepala Bidang Veteriner Disnakeswan Pemprov Jateng, drh Slamet Kasiran menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi baik secara teknis maupun nonteknis dengan sejumlah instansi. Bahkan surat edaran juga sudah dilayangkan kepada masing-masing dinas peternakan di kabupaten/kota. “Termasuk dengan Kantor Kementerian Agama telah meminta koordinasi terkait tata cara penyembelihan gewan kurban,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam masalah ini mengedepankan pola ASUH yaitu aman, sehat, utuh dan halal. Aman yang dimaksud itu hewan serta dagingnya harus aman dikonsumsi. Sehat juga demikian, sebelum disembelih kondisi hewan ternak masih sehat. Utuh berarti daging yang dibagikan harus utuh tidak ada campuran dengan yang lain. Halal, tentunya baik hewan maupun penyembelihannya haruslah sesuai aturan agama supaya halal saat dikonsumsi. “Untuk tukang sembelih pun, bersama Kemenag juga sudah melakukan pelatihan “Juliha” yang artinya juru sembelih halal,” tambahnya.

Pemprov Jateng sudah meminta kabupaten/kota untuk mengawasi asal-usul penjualan daging hewan. Biasanya ada daerah-daerah yang menjadi kantong-kantong penjualan hewan, seperti Ambarawa, Purworejo, Boyolali, Demak. “Daerah-daerah itulah yang harus memantau. Selanjutnya kami menindaklanjuti. Saya juga sepakat setiap pedagang wajib memiliki surat izin sehat, termasuk ada pendataan pedagang. Ini menjadi masukan yang bagus,” tambahnya. (fth/ida)

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Kota Semarang Masih Dominasi Pelatda

SEMARANG – Kota Semarang masih menjadi sentra pembinaan basket di Kota Semarang. Dari total 16 nama pemain basket putri Jateng yang dipanggil untuk masuk...

Bagikan Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan

SEMARANG- Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti memusnahkan 91 unit alat tangkap ikan jenis Troll, Arad atau Sodo, di halaman kantor Balai Besar...

Potong Tebing, Bangun Jalan Baru

MUNGKID-- Jalan penghubung Desa Sambak dan Bambusari di Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang yang hilang karena diterjang tanah longsor segera diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum Energi...

Enam Galian C Akhirnya Ditutup

TEMANGGUNG — Polres Temanggung menutup enam titik galian C di Kecamatan Ngadirejo. Hal itu dilakukan menyusul korban tewas akibat longsoran galian pasir di Dusun...

More Articles Like This

- Advertisement -