Memulai Bisnis dari Jualan Kartu Nama

376

RADARSEMARANG.COM – Ketekunan memang diperlukan dalam menjalankan usaha. Seperti halnya, Andi Kusnadi. Siapa sangka, dimulai dari usaha jualan kartu nama, kini ia memiliki perusahaan yang bergerak di bidang Advertising, Event Organizing dan Photography berjuluk Sportax.

”Dulu jualannya dari 5 ribu per pack itu. Ngantar ke sampai jauh, padahal hanya 5000 saja,” ujarnya sedikit mengenang awal perjuangan.

Bukan dalam waktu singkat memang. Butuh waktu 20 tahun bagi Andi untuk bisa mencapai karir seperti saat ini. Kuncinya, ia selalu memperhatikan kualitas dalam mengerjakan pesanan klien. Pekerjaan bagus menjadi hal utama dan yang selalu diutamakan.

”Selain itu kita harus tanggung jawab dengan pekerjaan. Dengan demikian, maka akan muncul kepercayaan dari para pelanggan,” ujar pria yang sudah menggelar banyak event akbar dengan artis dari dalam maupun luar negeri di Semarang ini.

Para klien menaruh kepercayaan lantaran Andi tidak sekadar menjual jasa media iklan kepada klien. Lebih dari itu, Andi juga kerap membantu klien dalam memasarkan produk mereka. ”Jadi saya juga membantu seperti marketing mereka. Saya bantu jualin juga. Mungkin ini yang membedakan dengan yang lain,” ungkapnya memperkirakan.

Kini, perusahaan Andi sudah menggarap banyak proyek dari sejumlah klien. Mulai dari perumahan, dealer, operator seluler dan beberapa lagi lainnya.

Satu hal penting yang tidak boleh dilupakan, dunia setiap saat selalu berubah. Andi mengatakan, sekarang era media sosial, sehingga ia juga harus menyesuaikan apa yang dibutuhkan klien dengan pasar. ”Target harus ditentukan dulu untuk bisa merancang strategi. Jadi membaca kondisi saat ini penting,” kata pria yang dituntut untuk terus kreatif ini.

Ditanya mengenai arti nama perusahaannya, ternyata nama perusahaannya ini merupakan kependekan dari doa yang ia panjatkan lewat bahasa Jawa. Mengenai pemilihan nama Sportax, dengan santai dan sedikit senyum ramah ia menjawab, ”Semoga Pinaringan Order Rezeki Tambah AXeh,” ujarnya diikuti tertawa renyah.

Andi menaruh harapan, dengan nama itu, perusahaannya diberikan kemudahan mendapat order atau pekerjaan dan rezeki yang semakin banyak. (sga/ton)