Masih Betah di Zona Merah

771
KALAH BERSAING: Lini tengah PSIS gagal mengatasi pressing ketat yang diterapkan oleh Bali United di laga sore kemarin. (ALIT BINAWAN/JAWA POS RADAR BALI)
KALAH BERSAING: Lini tengah PSIS gagal mengatasi pressing ketat yang diterapkan oleh Bali United di laga sore kemarin. (ALIT BINAWAN/JAWA POS RADAR BALI)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS kembali meraih hasil minor dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2018. Tim berjuluk Mahesa jenar harus tunduk atas Bali United 2-0 dalam laga yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar sore kemarin (4/8).

Dua gol tuan rumah dicetak oleh kapten Fadil Sausu di menit ke-27. Kemudian gelandang Bali United asal Belanda, Melvin Platje membawa tuan rumah menjauh melalui gol yang dia cetak di menit ke-69.

Hasil tersebut membuat Mahesa Jenar masih gagal beranjak dari zona degradasi. Haudi Abdillah dkk masih menghuni peringkat 16 klasemen sementara dengan raihan 20 poin hasil dari 5 kali menang, 5 kali seri dan 9 kali kalah.

Menghadapi Bali United, coach Vincenzo Alberto Annese langsung menurunkan Abou Bakr Al-Mel sejak menit pertama. Pemain yang akrab disapa Bako tersebut menggantikan peran Bruno Silva yang absen karena hukuman akumulasi.

Pemain Timnas Lebanon itu sebenarnya mampu tampil bagus dalam membuka ruang dan skill individu. Hanya saja minimnya support dari lini tengah membuat Bako nyaris tidak mampu menciptakan peluang sepanjang babak pertama.

Dua gol Bali United lahir karena kesalahan antisipasi lini belakang Mahesa Jenar. Kuartet Safrudin Tahar, Petar Planic, Haudi Abdillah dan Akbar Riansyah kesulitan menahan gempuran trio Bali United yaitu  Nick van Der Velden, Ilija Spasojevic dan Melvin Platje.

Di lini tengah PSIS juga harus mengakui dominasi lini tengah Bali United yang kemarin dikuasai trio M Taufiq, Fadil Sausu dan Syaiful Indra Cahya. Trio gelandang PSIS Ibrahim Conteh, M Yunus dan Bayu Nugroho tampil dibawah performa terbaik.

Lini tengah sedikit PSIS sebenarnya sedikit berubah ketika pemain anyar Nerius Alom dimasukkan menggantikan Yunus. Kemudian menggantikan Bayu Nugroho dengan Aldaier Makatindu yang membuat posisi Bako sedikit diturunkan sebagai playmaker.

Komposisi baru di babak kedua tersebut mampu menciptakan beberapa peluang baik dari Hari Nur Yulianto maupun Bako. Meski akhirnya Mahesa Jenar tetap harus mengakui keunggulan Bali United 2-0.

Vincenzo Alberto Annese menyoroti mental bertanding Haudi Abdillah dkk di laga kemarin. Menurutnya PSIS tampil dibawah performa terbaik sehingga gagal menguasai permainan pada duel kemarin.

“Kami tampil seperti takut dengan kekuatan materi pemain Bali United sehingga mereka leluasa menekan. Selain itu kami juga kecolongan dengan gol pertama Bali yang membuat mental bertanding down,” beber pelatih berpaspor Italia itu.

Di kubu tuan rumah, coach Widodo Cahyono Putro mengapresiasi kerja keras Fadil Saosu dkk hingga akhirnya bisa mengamankan tiga poin. Pressing ketat di semua lini menjadi kunci kesuksesan timnya sore kemarin.

“Kami main sesua skema yang kami inginkan yaitu dengan penetrasi tinggi, sirkulasi yang cepat main diagonal pass untuk membongkar pertahanan. Sehingga kami terus menekan dan PSIS tidak leluasa menciptakan gol,” beber mantan pemain Nasional itu. (bas)