Bekali Guru Biologi, Ilmu Teknik Tes DNA

398
MENELITI : Belasan guru biologi SMA di Semarang dilatih mempraktikkan teknik biomolekuler di Laboratorium Biologi Molekuler FMIPA, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENELITI : Belasan guru biologi SMA di Semarang dilatih mempraktikkan teknik biomolekuler di Laboratorium Biologi Molekuler FMIPA, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Belasan guru biologi jenjang SMA di Semarang, mengikuti latihan teknik tes DNA (deoxyribonucleic acid). Tak hanya itu, para guru juga mendapatkan teori dan praktik teknik biomolekuler oleh dosen biologi FMIPA Universitas Negeri Semarang (Unnes), di Laboratorium Biologi Molekuler FMIPA, Sabtu (4/8) kemarin.

Pelatihan tersebut bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Teknik Biologi Molekuler Untuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Kota Semarang yang diikuti 16 guru biologi SMA.

Pelaksana Program PKM Teknik Biologi Molekuler Untuk MGMP Biologi Kota Semarang, Dr Yustinus Ulung Anggraito mengatakan jika ilmu tentang tes DNA merupakan bagian ilmu biomolekuler yang mempelajari gen pada level molekul. “Ilmu ini berkembang cepat, namun banyak guru belum mengikuti kemajuannya,” katanya.

Ia menjelaskan latar belakang pelatihan tersebut untuk menambah segi keilmuan dan pengetahuan guru biologi di Semarang. “Lebih dari 75 persen guru biologi SMA di Semarang belum memiliki pengalaman langsung dalam teknik biomolekuler dan belum mengikuti perkembangan teknologi biomolekuler terkini,” tambahnya.

Sementra itu Dr drh R Susanti selaku pelaksana program tersebut mengatakan bahwa DNA manusia sebenarnya serupa tetapi tidak sama. Setiap orang ada kekhususan yang diwariskan dari orang tua ke anak. Pemecahan kasus terorisme misalnya, biasanya peneliti mengambil sampel dari bagian tubuh misalnya darah. rambut dan sebagainya. “Samplenya bisa diambil dari semua bagian tubuh ataupun darah,” tambahnya.

Sementara itu, materi yang diberikan meliputi pengantar biologi molekuler, isolasi DNA dari tumbuhan dan hewan, PCR (polymerase chain reaction), elektrofifis DNA, hingga DNA fingerprinting. (den/ida)