Undip Akan Tempati Gedung Eks SKB

202
TINJAU LOKASI: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama tim dari Undip Semarang meninjau gedung eks Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) di Jalan Mandurorejo. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINJAU LOKASI: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama tim dari Undip Semarang meninjau gedung eks Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) di Jalan Mandurorejo. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)TINJAU LOKASI: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama tim dari Undip Semarang meninjau gedung eks Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) di Jalan Mandurorejo. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Kabupaten Pekalongan tampaknya bakal menjdi salah satu daerah sentra pendidikan yang ada di Jateng. Maklum saja, setelah sebelumnya IAIN Pekalongan berdiri di Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen kini giliran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang akan membuka program studi (prodi) di Kabupaten Pekalongan.

Adapun dua prodi dibuka untuk kampus di Kabupaten Pekalongan yakni D3 Akuntansi dan D3 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Sekretaris Bappeda dan Litbang Yulian Akbar, Jumat (3/8), mengungkapkan bahwa pada Januari 2018 lalu Pemkab Pekalongan telah menandatangani MoU dengan Undip untuk pengembangan pendidikan perguruan tinggi di Kabupaten Pekalongan dengan sistem PSDKU.

“Untuk tahap awal ini dibuka dua prodi yakni D3 Akuntansi dan D3 PWK. Kenapa dua prodi ini yang dibuka di Kabupaten Pekalongan merupakan domain Undip. Tentu sebelumnya sudah ada kajian dan database peminatan oleh Undip. PSDKU ini prodinya harus terakreditasi A, sehingga kualitasnya terjamin. Proses pembelajarannya juga tidak berbeda dengan kampus di Semarang,” ungkap Yulian Akbar.

Akbar juga mengatakan penerimaan calon mahasiswa baru, untuk kampus Undip Pekalongan dibuka dari tanggal 2 – 21 Agustus 2018. Menurutnya untuk masing-masing prodi akan menerima 60 mahasiswa baru. “Untuk seleksinya akan dilakukan tanggal 26 Agustus, yang direncanakan dilakukan di SMAN 1 Kajen,” kata Akbar.

Akabar juga menegaskan untuk lokasi perkuliahan akan dilakukan di gedung eks Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) di Jalan Mandurorejo, Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Kajen, atau di sebelah barat kantor KPUD Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya lahan seluas 3.120 meter persegi itu, sudah dihibahkan Pemda ke Undip, dan di atasnya sudah ada bangunan seluas 351 meter persegi. “Untuk tahap pengembangan Undip kedepan, Pemkab sudah menyediakan lahan seluas 9,8 hektare di Desa/Kecamatan Kesesi,” tegas Akbar. (thd/bas)