Targetkan Penetrasi Tumbuh 60 Persen

Jasa Internet

124

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menargetkan penetrasi internet tahun ini dapat tumbuh hingga 60 persen dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan seiring dengan terus meningkatnya jumlah start up lokal.

Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengatakan, pertumbuhan penetrasi internet per tahun secara nasional di kisaran 15 persen. Di tahun 2017 saja penetrasi internet mencapai 143,26 juta jiwa, meningkat dari tahun sebelumnya yang sekitar 132 juta jiwa.

“Padahal populasi terus bertambah, karena itu tahun ini diperkirakan pertumbuhan bisa mencapai sekitar 60 persen,” ujarnya di sela Muswil APJII Jateng, di PO Hotel, kemarin.

Perkiraan pertumbuhan tersebut seiring dengan bermunculannya start up dan usaha-usaha e-commerce yang merupakan salah satu sektor penopang industri jasa internet. Selain itu, beroperasinya Satelit Palapa juga akan semakin memperkuat penetrasi.

“Sejauh ini pertumbuhan didominasi oleh pulau Jawa, kedua Sumatera, berikutnya Kalimantan dan Sulawesi. Nah, dengan adanya Palapa, tentu akan lebih meningkatkan penetrasi internet di wilayah-wilayah tersebut,” ujarnya.

Namun demikian, ada beberapa hal lain yang juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan penetrasi tersebut. Di antaranya adalah dukungan dari pengembangan infrastruktur. “Masalah pertama bagi para penyedia jasa internet adalah infrastruktur. Untuk kembangkan jaringan kita harus bangun infrastrukturnya,” kata Izza.

Selain itu, lanjutnya, penetrasi juga bisa ditumbuhkan dengan meningkatkan ekosistem internet di setiap wilayah. Ekosistem yang dimaksud yaitu konten-konten lokal melalui start up di daerah-daerah. “Ekosistem ini harus dibangun dan tidak harus selalu di ibukota, dari daerah juga harus muncul. Termasuk juga dukungan untuk program smart city,” ujarnya. (dna/ton)