CETAK ATLET: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (empat dari kiri) melaunching event Lari 10K di gedung Oudetrap, Kota Lama, kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CETAK ATLET: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (empat dari kiri) melaunching event Lari 10K di gedung Oudetrap, Kota Lama, kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain untuk menciptakan atlet lari, event tersebut juga bertujuan untuk mengembangkan dan mengenalkan potensi wisata di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan, dirinya terinspirasi event lari yang pernah digelar di Magelang beberapa waktu lalu, yakni Borobudur Marathon. Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang, itu mengakui dengan adanya event tersebut mampu meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di sekitar rute yang dilewati para atlet lari.

Event Semarang 10K ini harapanya nanti mampu memberikan pengalaman bagi para atlet lari yang berasal dari Kota Semarang, siapa tahu kita bisa menciptakan atlet lari dengan kualitas nasional melalui acara ini,” kata Hendi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (3/8).

Hendi juga menambahkan, acara ini nanti akan dikombinasikan dengan potensi Pariwisata Kota Semarang yang memiliki beberapa Ikon Cagar Budaya seperti, Kota Lama, Tugu Muda, dan Lawang Sewu.

“Pemkot Semarang juga akan melibatkan masyarakat untuk ambil bagian dalam penyambutan atlet-atlet lari yang berasal dari berbagai daerah, nantinya akan ada kesenian tradisional selama para pelari bertanding di Semarang 10K,” tambahnya.

Sementara itu, Semarang 10K ditargetkan akan diikuti oleh 3.500 atlet lari. Setiap kota akan diberikan batas kuota sesuai dengan kebutuhan. Rencana rute lari akan dimuali dari halaman Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda menuju ke arah Jalan Pandanaran dan Jalan Mataram, dan akan berakhir di kawasan Kota Lama.

Adanya event Semarang 10K disambut antusias oleh sejumlah Komunitas Lari di Kota Semarang. Humas Unwahas Runner, Febi Ariska menyampaikan kegembiraanya akan adanya acara tersebut yang dirasa mampu mewadahi para atlet-atlet lari di Kota Semarang dan sekitarnya.

“Sangat senang dan bangga ya bisa ada event sebesar ini di Kota Semarang, tentu kami dari Unwahas Runner akan ikut berpartisipasi dalam event ini nanti. Namun harapan kami, berkaca dari event lari sebelumnya semoga saja kali ini akan ada evaluasi mengenai jersey atlet lari yang nantinya digunakan,” katanya. (cr2/zal)