Klaim Bisa Cegah Penuaan Dini dan Kerusakan Kulit

Lima Mahasiswa Universitas Negeri Semarang Ciptakan Body Lotion dari Ubi Jalar

251
INOVATIF: Salah satu mahasiswi Unnes menunjukkan produk Ayu Body Lotion berbahan dasar ubi jalar. (DOKUMEN PRIBADI)
INOVATIF: Salah satu mahasiswi Unnes menunjukkan produk Ayu Body Lotion berbahan dasar ubi jalar. (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.COM – Sebagai negara tropis, ubi jalar bisa dengan mudah tumbuh di Indonesia. Selama ini, ubi jalar hanya diolah menjadi bahan panganan saja. Padahal tanaman dengan nama latin Ipomoea Batatas  ini bisa dijadikan sebagai produk kecantikan berupa body lotion, seperti yang diciptakan lima mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini. Seperti apa?

ADENNYAR WYCAKSONO

PENGOLAHAN tanaman jenis umbi-umbian saat ini hanya terbatas menjadi makanan ataupun camilan itu-itu saja. Namun di tangan lima mahasiswa Unnes, ubi jalar disulap menjadi bahan kosmetik. Mahasiswa kreatif itu  adalah Susmy Lianingsih dari Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE), Yulia Sandra Sari  Jurusan Manajemen (FE), Wiranto Jurusan Ilmu Gizi (FIK), Hamidah Lismiana  Jurusan Kesehatan Masyarakat (FIK), dan Anisa Dyah Utami Jurusan Pendidikan Biologi (FMIPA)

“Sebelumnya kami melakukan penelitian sebagai alternatif wirausaha melalui inovasi pengolahan ubi jalar. Selain dibuat makanan, ternyata ubi jalar bisa digunakan sebagai produk kecantikan terutama body lotion,” kata Susmy Lianingsih kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mahasiswa yang akrab disapa Susmy ini menerangkan, proses pembuatan ubi jalar menjadi body lotion sendiri tidaklah rumit. Meski begitu, dirinya mengaku harus melakukan beberapa kali percobaan agar body lotion yang dibuat aman dipakai hingga bisa dipasarkan.

Dijelaskan, sebelum proses pembuatan body lotion, ubi jalar harus dicuci bersih, kemudian diubah menjadi ekstrak ubi jalar dengan proses ekstraksi, sehingga memperoleh sari ubi jalar sebagai bahan utama lotion. “Inovasi produk multifungsi di bidang kosmetik ini merupakan usaha yang berawal dari pemikiran tentang melimpahnya kuantitas panen dan produktivitas ubi jalar di Indonesia. Namun masih kurang maksimal dalam pengolahannya,” ucapnya.

Menurut dia, dari penelitian yang dilakukan oleh kelompoknya tersebut, ubi jalar punya kandungan senyawa yang baik untuk kesehatan kulit. Misalnya saja  senyawa beta karoten dan total antioksidan yang tinggi yang biasa digunakan untuk pencegahan penuaan dini serta kerusakan kulit oleh sinar matahari.

Beta karoten dan antioksidan biasanya digunakan untuk bahan komestik. Hal inilah yang memperkuat kami untuk terus melakukan penelitian serta berinovasi memanfaatkan ubi jalar yang sampai saat ini pemanfaatannya kurang maksimal,” paparnya.

Setelah melakukan penyempurnaan dan sempat mengalami trial and error, akhirnya produk tersebut lolos uji laboratorium Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unnes dengan hasil pengujian nomor 298/UN.37.1.4.5/KM/2018 belum lama ini. Karena lolos uji, para mahasiswa ini pun memberi nama temuannya Ayu Body Lotion sebagai merek dagang.

Ratieh Widhiastuti SPd MPd, dosen pembimbing  mereka, menuturkan, pengembangan dalam pengolahan ubi jalar ini diharapkan dapat meningkatkan daya jual ubi jalar, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.“Usaha ini dapat menjadi sebuah terobosan baru di bidang kosmetik, karena keunikan produk dan manfaatnya bagi kesehatan kulit,” katanya. (*/aro)