RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Produksi industri manufaktur mikro dan kecil Provinsi Jawa Tengah pada triwulan dua mengalami peningkatan 0,11 persen dibanding triwulan sebelumnya. Pertumbuhan produksi industri kulit dan alas kaki berkontribusi cukup besar pada pertumbuhan tersebut.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Sri Herawati mengatakan, pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil provinsi Jawa Tengah dalam tiga triwulan terakhir terus mengalami peningkatan. Pada triwulan akhir tahun lalu, meningkat 0,25 persen dibanding triwulan sebelumnya. Kemudian di triwulan I tahun ini tumbuh sebesar 2,13 dibanding triwulan IV tahun lalu. Begitu juga di triwulan II tahun ini produksi meningkat 0,11 persen dibanding triwulan sebelumnya.

“Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh meningkatnya produksi industri kulit dan alas kaki sebesar 12,88 persen, industri logam dasar naik 10,19 persen, industri pakaian meningkat 9,46 persen,” ujarnya, Jumat (3/8).

Namun demikian, ada pula beberapa industri yang mengalami penurunan produksi. Yaitu industri farmasi, produk kimia dan obat tradisional, kemudian industri mesin juga mengalami penurunan serta industri peralatan listrik.

Ia menambahkan, pertumbuhan produksi tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan nasional. “Kenaikan sebesar 0,11 persen di Jawa Tengah memberikan andil terbentuknya kenaikan pertumbuhan nasional sebesar 1,34 persen pada triwulan dua ini,” ujarnya. (dna/ton)