Demak Expo Sarana Kenalkan Produk Lokal

160
PEMBUKAAN: Wabup Joko Sutanto didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dra  Siti Zuarin, MM  membuka Demak Expo 2018 kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMBUKAAN: Wabup Joko Sutanto didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dra  Siti Zuarin, MM  membuka Demak Expo 2018 kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Demak Expo 2018 menjadi sarana untuk memperkenalkan produk lokal ke konsumen. Dengan demikian, diharapkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dijajakan dalam kegiatan tahunan tersebut dapat go Nasional dan Internasional.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM  Pemkab Demak, Dra Siti Zuarin, MM mengatakan, Demak expo yang berlangsung selama 4 hari (2 Agustus hingga 5 Agustus) tersebut diiikuti sebanyak 101 stan.

Selain stan dari instansi organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Demak, juga dari kalangan UMKM, termasuk koperasi, BUMD maupun BUMN.  Bahkan, para usahawan kuliner, mebeler, konveksi, dan usaha lainnya turut serta meramaikan Demak Expo tersebut.

“Melalui Demak Expo ini, kita mencoba menciptakan peluang ekonomi serta membuka pasar lokal, nasional hingga internasional. Kegiatan ini juga bisa menjadi sarana menjalin kemitraan usaha bagi peserta expo,” kata Zuarin disela memberi sambutan dalam pembukaan Demak Expo  yang digelar di Stadion Pancasila, Jalan Sultan Hadiwijaya, Kota Demak, kemarin malam.

Pembukaan dilakukan langsung oleh Wabup Joko Sutanto. Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jateng, Ema Rachmawati, Sekda dr Singgih Setyono MMR, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo, Dandim 0716 Demak Letkol Inf Abi Kusnianto, Ketua MUI Demak, KH Muhamad Asyiq dan tokoh lainnya.

Demak Expo yang disertai Launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) itu merupakan pekan promosi dan gelar produk lokal dalam rangka Hari Koperasi ke-71. Menurut Siti Zuarin, banyak produk unggulan yang dipamerkan dalam Demak Expo tersebut.”Untuk memeriahkan kegiatan ini, kita juga tampilkan berbagai macam hiburan seperti, tari tradisional Jawa dan musik perkusi,” katanya.

Selain itu, selama Demak Expo berlangsung juga dimeriahkan dengan lomba lomba. Diantaranya, lomba rebana, tari zipin, solo singer, desain kemasan, dan lomba lainnya. Wabup Joko Sutanto mengungkapkan, usaha kecil baik UMKM maupun koperasi dinilai mampu mengatasi inflasi tinggi yang terjadi di daerah.

“Saya contohkan, industri kripik tempe misalnya, saat harga kedelain mahal, maka bisa disiasati dalam pembuatan produknya. Misalnya, tempe yang semula tebal bisa ditipiskan dengan harga yang sama,”ujar Wabup. Menurutnya, saat ekonomi guncang, UMKM bisa diandalkan dan tetap hidup. “Karena itu, agar tetap eksis, maka usaha yang digeluti harus berkualitas,” katanya. (hib/sct/bas)