Warga Taman Bukit Asri Optimistis Juarai Lomba Poskamling

214
TINGKATKAN KEAMANAN : Warga RT 3 R 7 Taman Bukit Asri, Mangunharjo, Tembalang, menggelar simulasi penangkapan pencuri motor. (SOFA L IZZA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINGKATKAN KEAMANAN : Warga RT 3 R 7 Taman Bukit Asri, Mangunharjo, Tembalang, menggelar simulasi penangkapan pencuri motor. (SOFA L IZZA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kegiatan pos keamanan lingkungan (Poskamling) perlu diaktifkan kembali guna menjaga kondusivitas di lingkungan permukiman. Sebagai upaya mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling), Satpol PP –Perlindungan Masyarakat Kota Semarang menggelar lomba Poskamling.

“Kami sengaja mengadakan lomba Poskamling ini selain untuk menciptakan suasana nyaman dan aman dalam bermasyarakat juga sebagai apresiasi kepada warga di tingkat RT, RW, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama,” terang Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Masyarakat, Satpol PP-Linmas Kota Semarang, Mariyono, disela penilaian di Taman Bukit Asri RT 3 RW 7, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Rabu (1/8) malam.

Mariyono menambahkan, kegiatan menjadi agenda tahunan. Setahun digelar dua kali. Yakni dalam peryaaan HUT Kota Semarang dan HUT Kemerdekaan RI. Pihaknya berharap lomba poskamling ini membuat masyarakat semakin tahu manfaat siskampling. Pertama untuk keamanan dan yang kedua untuk peduli sosial.

“Sehingga masyarakat bisa mengambil sikap yang benar dalam menciptakan suasana nyaman serta mengambil tindakan yang benar ketika terjadi kasus. Jangan sampai masyarakat main hakim sendiri,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, warga menggelar simulasi menangkap pencuri motor dan pengecekan administrasi Poskamling. Selain itu warga juga mendapat beberapa arahan tentang cara kinerja siskampling yang baik dan benar. Serta tata cara penanganan kejadian dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kemudian kelengkapan ronda wajib yang harus dibawa, serta penguasaan tanda bunyi kentongan.

“Kami menilai siskampling dilihat dari kelengkapan sarana prasarana dan keaktifannya di ronda malam, bagaimana antusias warga ngeronda,” tambahnya.

Menurut Mariyono, dari pantauannya selama melakukan penilaian, keberadaan poskamling warga sudah sesuai, strategis, dan bangunannya layak. “Memang saat ini baru 5 wilayah yang kami nilai. Masih ada 11 wilayah lagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua RW 7, Gatot Wibowo mengatakan, setiap warga negara wajib menjaga keamanan. Pihaknya optimis dalam perlombaan siskamling ini bisa menjadi yang terbaik. Menurutnya kekompakan warga tidak semata-mata karena ada perlombaan saja, tapi memang ingin memelihara kamtibmas lingkungan sekitar. “Tidak hanya di perlombaan saja, namun semuanya harus aktif demi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemeliharan kamtibmas, ” tandasnya.

Sikap optimistis mampu menjuarai lomba siskamling tingkat Kota Semarang, ini juga diungkapkan ketua Poskamling RT 3, Sri Widodo. Pihaknya juga berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kondusivitas lingkungan.  (mg12/zal)