Tossa Shakti Terancam Pailit

812

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Lantaran gagal menjalankan kewajibannya membayar utang sebesar Rp 2,597 miliar, PT Tossa Shakti terancam pailit. Padahal, perusahaan tersebut telah didirikan oleh Cheng Basuki, seorang industriawan sejati yang berpengalaman lebih dari 35 tahun.

“Perkaranya sudah diputus pekan lalu. Majelis hakim mengabulkan permohonan PKPU kreditur. Permohonan PKPU tersebut diajukan oleh PT Sinar Maju Sentosa dan PT Marcisel Globalindo, yang memiliki piutang sebesar Rp 2,597 miliar Pengadilan Niaga (PN) Semarang,” kata Panitera Muda Niaga PN Semarang, Afdlori, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (2/8) kemarin.

Sesuai informasi di website resmi PN Semarang yakni, http://sipp.pn-semarangkota.go.id, permohonan PKPU perusahaan yang terletak di Jalan Raya Semarang – Kendal KM 19 Kaliwungu, Kendal tersebut, tercatat dengan nomor: 13/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Niaga Smg, diajukan pada 22 Juni 2018 lalu.

Dalam berkas permohonannya, kedua kreditur yang diajukan melalui tim kuasa hukumnya, Alexander Waas & Associates meminta majelis hakim mengabulkan permohonan PKPU yang diajukan oleh para pemohon PKPU terhadap termohon PKPU. Kemudian menyatakan termohon PKPU berada dalam keadaan PKPU Sementara dengan segala akibat hukumnya.

Selain itu, para pemohon PKPU meminta majelis hakim menunjuk hakim pengawas dari hakim-hakim niaga di PN Semarang untuk mengawasi proses PKPU termohon PKPU. Selanjutnya, mengangkat Otto Bismark Simanjuntak dan Kenny Hasibuan, Donny Setiawan, bersama-sama selaku tim pengurus dalam proses PKPU dari termohon PKPU.

Permohonan lainnya adalah memerintahkan tim pengurus dari termohon PKPU, untuk memanggil termohon PKPU dan kreditor yang dikenal dengan surat tercatat atau melalui kurir, untuk menghadap dalam sidang yang diselenggarakan paling lambat 45 hari terhitung sejak PKPU Sementara a quo diucapkan.

Menyatakan besarnya imbalan jasa tim pengurus akan ditetapkan kemudian setelah tim pengurus menjalankan tugasnya serta membebankan biaya permohonan ini kepada termohon PKPU.

Atas permohonan itu, majelis hakim yang dipimpin Purwono Edi Santosa memutuskan mengabulkan permohonan PKPU selama 45 hari terhitung sejak perkara ini diputus pada 16 Juli 2018. Majelis kemudian menunjuk M Yusuf sebagai hakim pengawas dalam perkara ini serta dua pengurus, masing-masing Otto Bismark Simanjuntak dan Kenny Hasibuan.

Selanjutnya, majelis hakim meminta para kreditur untuk hadir kembali pada sidang musyawarah hakim yang rencananya digelar pada 29 Agustus 2018 mendatang.

PT Tossa Shakti merupakan perusahaan di bawah naugan Tossa Group, yang merupakan holding company yang bergerak di berbagai jenis industri seperti industri kaca, otomotif, multifinance. Hingga berita ini ditulis, baik pemohon maupun kuasa hukum termohon PKPU belum dapat dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Semarang. Namun demikian, informasi terkait PKPU ini sedang bergulir di PN Semarang. (jks/ida)