RKB Witel Pekalongan Bina 152 UMKM

315
MOTIVASI :  Pemilik Batik Bulan Siu Lan rutin membagikan pengalaman suksesnya dalam berbisnis kepada mitra binaan Telkom di RKB. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
MOTIVASI :  Pemilik Batik Bulan Siu Lan rutin membagikan pengalaman suksesnya dalam berbisnis kepada mitra binaan Telkom di RKB. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) punya peran penting dalam perekonomian Indonesia. Penyedia jasa telekomunikasi plat merah, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) turut serta dalam pengembangan UMKM Indonesia. Melalui Rumah Kreatif BUMN (RKB) Witel Pekalongan turut membina 152 pelaku UMKM.

“RKB adalah inisiatif Kementerian BUMN dalam rangka mewujudkan UKM Indonesia Berkualitas. Hal ini dicapai melalui pembinaan dengan level Go Modern, Go Digital, dan Go Online. Hal ini juga guna mewujudkan visi Presiden RI Joko Widodo, yaitu Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia,” jelas General Manager (GM) Witel Pekalongan Nanang Setiyo Utomo, Rabu (31/8).

Berdiri sejak tahun 2017, RKB Witel Pekalongan yang bertempat di Jalan Merak no 2, telah membina sekitar 152 pelaku UKM. Terdapat 3 sektor UMKM yang menjadi fokus pembinaan, yaitu food, fashion, dan craft.

Pihaknya juga mengajak para pelaku UMKM untuk berkembang bersama melalui ekosistem inti plasma. Pengembangan UMKM melalui ekosistem kemitraan Inti-Plasma, merupakan salah satu solusi yang ditawarkan Rumah Kreatif BUMN Pekalongan.

“Pola Inti-plasma ini melibatkan UMKM yang telah sukses merambah pasar sebagai inti yang membina dan mengembangkan plasmanya, dalam hal ini adalah usaha kecil dan menengah,” jelas Nanang.

Saat ini, telah ada 5 UMKM Pekalongan yang bergabung menjadi inti, yaitu Batik Kampus, Hamid Ridwan Craft, Fariz Craft, GMB & Co AR Jeans, dan Batik Bulan. Setiap UMKM Inti disupport oleh 5-10 UMKM plasma.

Dengan Inti-Plasma, pembinaan UKM dapat dilakukan dalam suatu ekosistem yang sama. Sehingga diharapkan bisnis inti maupun plasma bisa maju dan berkembang bersama. Selain itu juga sangat mendukung keberadaan Rumah Kreatif BUMN dalam mengembangkan UMKM.

Siu Lan pemilik Batik Bulan mengungkapkan bahwa dirinya sering berbagi pengalamannya menjadi pengusaha batik yang sukses. Mulai dari awal menjual kain, susahnya menyewa ruko sampai dengan sekarang ini yang sudah menjual produk-produk batinya dengan pasar yang sangat luas.

“Banyak cerita menarik perjuangan saya dengan Telkom, unutk itu saya tidak bosan terus memberi motivasi kepada para UMKM agar terus mengembangkan usahanya ke jenjang yang lebih baik lagi tentunya,” ujarnya. (han/adv/zal)