Ratusan Ribu Anak Belum Punya KIA

997

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Ratusan ribu anak di Kabupaten Magelang hingga kini belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Dari 304.228 anak yang terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang, baru sekitar 15.000 anak yang memiliki KIA.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Magelang Lita Apriyani mengatakan, sebenarnya pendaftar KIA sudah banyak, sesuai dengan jumlah anak di Kabupaten Magelang sekitar 304.228. “Pendaftar sudah banyak, tapi baru sebagian yang dikerjakan karena kendala personel dan alat yang terbatas. Ini yang jadi baru sekitar 15.000-an KIA,” jelas Lita.

Lita mengungkapkan, sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak, setiap anak wajib memiliki KIA. Peraturan tersebut muncul dengan pertimbangan bahwa selama ini anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah, tidak memiliki identitas yang berlaku secara nasional dan terintegrasi dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Mulai tahun 2018, peraturan tersebut berlaku di Kabupaten Magelang. Disdukcapil sudah mulai melakukan sosialisasi sejak akhir 2017 lalu ke sekolah-sekolah serta mengundang kantor Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kebudayaan. Sedangkan pada awal tahun 2018, sosialisasi dilakukan di kecamatan hingga desa-desa.

“Namun ke depannya,  KIA tersebut akan berfungsi seperti halnya KTP,” jelas Lita.

Salah satu warga asal Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Sunariyah, 38, mengaku menyambut positif adanya KIA. “Iya, anak saya yang pertama sudah buat. Itu lewat sekolahan, katanya suruh foto sama fotokopi KK, akta, KTP. Iya bagus, kan mereka jadi punya identitas kalau ke mana-mana,” tukas Sunariyah. (mg29/mg32/had/ton)