Wakil Ketua DPRD Mengundurkan Diri

151
Asof (DOK)
Asof (DOK)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Asof, mengundurkan diri dari jabatannya sekaligus dari keanggotaannya di legislatif, Rabu (1/8). Kemunduran anggota dewan dari Fraksi PKB tersebut bukan tanpa alasan.

Dikarenakan Asof mengundurkan diri setelah mencalonkan diri sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) dari partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada Pileg 2019 mendatang. Pengunduran diri Asof tersebut diterima langsung oleh Sekertaris DPRD Kabupaten Semarang, Bangun Prasetyo.

Asof mengatakan surat pengunduran dirinya sebagai anggota dari PKB sebenarnya sudah dilakukan sejak pertengahan Mei 2018 lalu. “Saya sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang tertanggal 28 Juli 2018,” ujar Asof.

Menurutnya, perpindahan dirinya ke partai Nasdem memiliki konsekuensi harus mundur sebagai anggota sekaligus wakil ketua DPRD dari fraksi PKB. “Saya sudah pindah ke partai lain, tentu jabatan di DPRD yang saya tempati selama ini menjadi haknya PKB, bukan milik saya,” ujarnya.

Gedung DPRD Kabupaten Semarang, per 1 Agustus 2018 ini sekarang sudah tidak lagi menjadi kantor bagi dirinya. Meski begitu, pengunduran dirinya tersebut belum dilengkapi Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jateng.

“Karena bulan Juli saya kerja full satu bulan, hari ini saya datang ke Kantor DPRD Kabupaten Semarang sekadar mengambil hak saya di bulan Juli yang dibayarkan Agustus. Sekaligus menyerahkan mobil dinas dan fasilitas lain yang melekat dengan jabatan saya di DPRD,” tuturnya.

Meski begitu, ia menegaskan jika kemunduran dirinya bukan karena ada permasalahan dengan teman sesama anggota dewan dari partai lamanya yaitu PKB. “Saya melawan ketidakadilan dari petinggi PKB. Keputusan muscab tahun 2017 menurut saya tidak adil, itu yang saya lawan,” tandasnya.

Ditanya kegiatannya setelah tidak lagi di DPRD, Asof menyatakan dirinya akan mengisi banyak waktu untuk berrkumpul dengan keluarganya. Dia juga tengah mempersiapkan diri untuk maju lagi sebagai bakal caleg di Dapil IV, yakni Kecamatan Kaliwungu, Tengaran, Susukan dan Getasan. Adapun pengganti kursi kedewanan Asof nantinya yaitu Muzayinul Arif.

“Saya ingin bersama keluarga saya dulu, sekaligus persiapan menyongsong Pileg 2019. Saya mohon maaf kepada seluruh jajaran DPRD dan semua pihak,” ujarnya.

Dikonfirmasi, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Semarang, M Basari mengatakan jika keputusan pengunduran diri Asof hal yang tepat dikarenakan kondisi internal PKB yang sudah carut marut.

“Saya sependapat, karena memang kondisi PKB seperti itu. Cuma jalan saya dengan Pak Asof beda, kalau Pak Asof memilih pindah partai lain untuk memberi pelajaran kepada partai yang menaungi selama ini, saya juga punya jalan sendiri bagaimana memberi pelajaran kepada partai,” katanya. (ewb/bas)