33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Tipu Sahabat, Istri Pilot Dijerat 2 Pasal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Nekat melakukan penipuan modus penjualan handphone fiktif terhadap sahabatnya sendiri bernama, Siti Kholifah alias Fafa, dengan kerugian mencapai Rp 229 juta, istri seorang pilot, sebuah maskapai penerbangan nasional, Mutiara Ayu Santara dijerat dua pasal sekaligus oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN).

Dalam berkas dakwaanya, JPU Rilke Dj Palar, menjerat terdakawa sebagaimana diatur  dan  diancam  pidana  pasal 378 KUHP, atau dakwaan kedua diancam  pidana  pasal 372 KUHP.

Perkara persidangan yang tercatat dengan nomor: 460/Pid.B/2018/PN Smg tersebut, JPU menyebutkan, terdakwa Mutiara pada 22 Januari  2018 sekitar pukul 20.00 WIB, bertempat di rumah kontrakan Fafa, yang terletak di Jalan Seteran Tengah, Kelurahan Miroto, Kecamatan Semarang Tengah. Awalnya terdakwa mempunyai hutang kepada Fafa sebesar Rp 57 juta.

Saat Fafa menagih terdakwa, ternyata terdakwa tidak mempunyai uang, kemudian terdakwa mengatakan kepada Fafa bahwa bisa mengganti hutang tersebut asalkan terdakwa dapat diberikan pinjaman uang lagi sebagai modal usaha membeli handphone pesanan dari temannya yang bernama David Hariston alias Uda Dave. Kemudian dijanjikan keuntungannya akan digunakan untuk membayar hutang terdakwa kepada Fafa sebesar Rp 57 juta.

“Atas iming-iming tersebut Fafa percaya untuk memberikan uang lagi dengan pertimbangan terdakwa akan mengembalikan uang pinjaman yang sebelumnya,” kata JPU, Rilke Dj Palar di hadapan majelis hakim yang dipimpin, Manungku Prasetya didampingi dua hakim anggota, Pudji Widodo dan Andi Risa Jaya, Selasa (1/7) kemarin.

Singkat cerita, lanjut JPU, Fafa menanyakan melalui telepon kepada David Hariston dan dijelaskan oleh David bahwa dia tidak pernah memesan barang berupa handphone melalui Mutiara, melainkan terdakwalah yang datang menawarkan handphone kepada David.

“Akibat perbuatan terdakwa dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongannya, sehingga Fafa mengalami kerugian sebesar Rp 229 juta,”sebutnya.

Atas dakwaan tersebut, terdakwa yang merupakan warga Jalan Sono Keling A-3 , Keluraan Sukadamai Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat ini mengajukan eksepsi di persidangan. (jks/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Semakin Berkualitas

BIDANG kesehatan dan pendidikan menjadi salah satu tolok ukur kesejahteraan bagi suatu kota, bahkan negara. Tanpa penanganan bidang kesehatan dan pendidikan yang serius, jangan...

IICF 2018 Simbol Keberagaman

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Barisan mahasiswa dari 20 daerah di Indonesia dalam balutan pakaian adat memeriahkan Pawai Budaya dalam rangka kegiatan Indonesian International Culture Festival...

Kasus Suteki, DKKE Masih Kumpulkan Bukti

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Kasus keterlibatan salah satu guru besar Universitas Diponegoro (Undip) terus bergulir. Meski demikian, Undip masih belum memutuskan sanksi pada Prof Suteki, yang disebut...

Guru-Dosen Didorong Tingkatkan Minat Baca

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Peran guru dan dosen cukup krusial dalam meningkatkan minat baca. Para pendidik diharapkan aktif memberi tugas siswa menulis artikel dengan referensi...

Tim Hukum Tak Cabut Laporan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG  - Tim hukum pasangan Ganjar-Yasin memilih tidak mencabut laporannya di Polda Jateng terkait isu suku, agama, ras, antargolongan (SARA). Meski terlapor, Rahmat...

BPJS Kesehatan Sasar Pedagang

MAGELANG—Petugas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Magelang sejak kemarin blusukan ke pasar-pasar tradisional. Tujuannya, menjemput calon peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat...