33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Safety Ridding dan Darurat Narkotika Solusi MPLS Antiperpeloncoan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – MASA Orientasi Siswa atau sekarang bernama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan yang umum dilakukan setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. Masa orientasi biasa dijumpai di tingkat SMP dan SMA. MPLS dilaksanakan oleh kelompok siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan guru sebagai pengawas dan pemantau dari kegiatan.

MPLS bertujuan untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru. Selain untuk memperkenalkan almamater serta melatih mental para peserta. Namun tujuan itu sering disalahgunakan para senior dengan motif perpeloncoan yang jauh dari kata mendidik. Mengapa dikatakan jauh dari kata mendidik? Sebab, perpeloncoan cenderung mempermalukan dan membodohkan peserta didik. Contohnya, peserta disuruh mengenakan pakaian konyol dan memalukan, seperti halnya mengenakan pakaian dengan bahan karung, mengenakan tas punggung dari tong sampah, mengenakan asesoris yang dianggap orang lain sebagai hal yang konyol, dan masih banyak lagi. Para senior juga sering bertindak sewenang-wenang untuk kesenangannya sendiri seperti membully semaunya sendiri kadang sampai bertindak kekerasan.

Lambat laun kasus perploncoan siswa didik baru sampai ke telinga masyarakat, dan bahkan sampai dilaporkan kepada  pihak yang berwajib. Dengan tegas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  mengeluarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 yang melarang seluruh jenis perpeloncoan. Peraturan tersebut menjelaskan bahwa sekolah tidak diperbolehkan memasukkan unsur kekerasan dan penggunaan atribut tidak mendidik bagi para siswa baru. Setelah dikeluarkannya Permendikbud diharapkan tidak ada lagi sekolah yang masih melakukan perpeloncongan dalam masa orientasi. Dan pemerintah telah menetapkan MPLS hanya mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan sekolah, dan semua yang berhubungan dengan sekolah. Seperti yang dilaksanakan oleh Madrasah Aliyah (MA) NU 01 Banyuputih.

MA NU 01 Banyuputih melaksanakan MPLS pada 13, 14, dan 16 Juli 2018 lalu oleh semua pengurus OSIS. Kegiatan dibuka dengan apel dan pemotongan balon oleh H Ali Sodiqin MpdI, selaku Kepala Madrasah, pertanda MPLS resmi dimulai. Madrasah Aliyah yang memiliki jargon Madrasah Hebat ini menawarkan solusi MPLS antiperpeloncohan dengan menghadirkan narasumber dari Polres Batang dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang.

Dalam acara tersebut Polres Batang memberikan materi tentang safety ridding, mengingat masih banyak pengendara khususnya pelajar yang tidak peduli akan keselamatan berkendara. Safety ridding adalah kegiatan aman dan nyaman saat berkendara untuk pengendara dan pengguna jalan lain. Jadi, seorang pengendara harus memperhatikan keamanan diri sendiri saat berkendara dan juga kenyamanan pengguna jalan lain. Kebanyakan kecelakaan di jalan juga disebabkan oleh pengendara yang masih di bawah umur,  karena minimnya pengetahuan tentang safety ridding.

Namun yang tidak boleh ketinggalan dan diingat bahwa masa remaja adalah masa transisi, di mana pada masa-masa seperti ini sering terjadi ketidakstabilan, baik emosi maupun kejiwaan. Pada masa transisi ini juga remaja sedang mencari jati diri sebagai seorang remaja. Sering kali dalam pencarian jati diri ini remaja cenderung salah dalam bergaul, sehingga banyak melakukan hal yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku di masyarakat. Seperti perkelahian dan minum-minuman keras, pencurian, perampokan, perusakan, seks bebas bahkan narkoba. Perilaku ini sering disebut sebagai kenakalan remaja. Oleh karena itu, kegiatan ini menggandeng BNN Kabupaten Batang memberikan sosialisasi terkait darurat narkotika. Pasalnya, peredaran narkoba sudah menyasar hingga wilayah desa dan kalangan pelajar bahkan baru-baru ini tersiar kabar obat batuk cair yang terindikasi digunakan secara berlebihan dan disalahgunakan. Di Kabupaten Batang sendiri penghuni rutan di dominasi narapidana dan tahanan kasus narkoba. Hal ini menjadi keprihatinan semua pihak, khususnya di kalangan pelajar.

Darurat narkoba dapat dihindari melalui tips berikut: jangan pernah untuk mencoba-coba menggunakan narkotika, kecuali atas dasar pertimbangan medis atau dokter, mengetahui akan berbagai macam dampak narkoba, memilih pergaulan yang baik dan jauhi pergaulan yang bisa mengantarkan kita pada penyalahgunaan narkotika, memiliki kegiatan-kegiatan positif, berolahraga ataupun mengikuti kegiatan organisasi yang berpengerug positif baik kepada kita. Selalu ingatkan bahwasanya ancaman hukuman untuk penyalahgunaan narkoba, gunakan waktu dan tempat yang aman, jangan keluyuran malam-malan. Bersantailah dengan keluarga, bila mempunyai masalah maka cari jalan keluar yang baik dan jangan jadikan narkoba sebagai jalan pelarian.

Solusi menghadirkan narasumber tersebut sebagai bentuk kepedulian panitia pelaksana dan pihak sekolah memperhatikan keamanan dan ketertiban peserta didik dalam berkendara serta penyadaran akan darurat narkotika bagi generasi milenial. Hal ini juga mendapat apresiasi oleh peserta didik. Seluruh peserta didik tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. Harapannya generasi muda mendatang terhindar dari kekerasan, narkoba, dan terjaga kearifannya. Semoga. (kpig1/aro)

Siswi MA NU 01 Banyuputih Batang

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...