Menjadi Korban Perundungan, Mawar De Jongh Ajak Melawan

36

JawaPos.com – Menjadi korban bullying di film Serendipity membuat Mawar De Jongh mengajak semua korban perundungan untuk berani melawan. Menurut Mawar, diam saja bukan solusi dalam kasus bullying.

“Banyak sih (pelajaran), ya kita nggak bisa diem terus kalau di-bully. Kita harus speak up. Nggak percaya sama orang boleh, tapi lama-lama akan ketahuan mana yang beneran baik mana yang nggak,” ungkap Mawar De Jongh.

Dalam film Serendipity, Mawar berperan sebagai Rani, siswi SMA yang memiliki banyak permasalahan keluarga. Bahkan, membuatnya harus bekerja sebagai LC (Ladies Companion). Rahasianya itu membuat Rani mengalami bully di sekolah.

[NEW] Official Trailer Serendipity | 9 Agustus 2018 (YouTube/Film Serendipity)

“Ceritanya seru banget sih menurutku, kaya ada daily life-nya. Film ini ngemas bullying secara ringan. Tapi bukan berarti nggak ada efeknya. Terus bermacam-macam feedback sih,” ungkap Mawar De Jongh saat berkunjung ke kantor Jawa Pos, Jakarta, belum lama ini.

Namun, tak hanya berkisah tentang bullying, film Serendipity juga mengisahkan konflik keluarga dan drama romantika remaja.

Film yang diadaptasi dari novel best seller karya Erisca Febriani dan digarap oleh Indra Gunawan ini memang ingin menekankan bahwa bullying berdampak buruk bagi korban dan juga pelaku. Penasaran bagaimana nasib Mawar yang menjadi korban bullying, film Serendipity akan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Agustus mendatang.

(yln/JPC)