Kembangkan Literasi Lewat PRB

387
SEMANGAT : Aneka dolanan tradisional dan tembang Jawa ditampilkan anak-anak SDN Kauman 07, Selasa (31/7). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SEMANGAT : Aneka dolanan tradisional dan tembang Jawa ditampilkan anak-anak SDN Kauman 07, Selasa (31/7). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pekan Raya Batang (PRB) Pameran Buku dan Multi Produk 2018 mampu menerjemahkan program Literasi untuk kesejahteraan seperti dicanangkan Bappenas.

“Saya ikut bangga dengan pameran buku ini karena mampu menerjemahkan visi misi dan tagline Batang Guyub Rukun Mbangun Batang inovatif dan kreatif,” kata Bupati Batang Wihaji dalam pembukaan PRB Pameran Buku dan Multi Produk yang berlangsung di Jalan Veteran, Selasa malam (31/7).

Wihaji mengatakan ada inovasi dan kreatif dalam PRB 2018, yang mana menjadi metamorfosa baru bagi kegiatan pameran buku tahunan yang digelar Disperpuska Batang. Inovasi tersebut terwujud dengan dilaunchingnya E-Perpus.

Perpustakaan digital dibuat sebagai upaya mengikuti perkembangan zaman. Terlebih Indonesia sendiri menjadi pengguna internet nomor 6 terbesar di dunia dengan 83 Juta pengguna. Namun dari banyaknya pengguna masih jarang yang menggunakan internet untuk membaca.

“Semoga inovasi E-Perpus ini dapat membudayakan membaca lewat jalur teknologi, karena teknologi jadi pilihan masyrakat di era saat  ini,” ucap Wihaji.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng, M Masrofi yang turut hadir cukup mengapresiasi PRB 2018. Menurutnya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan budaya literasi di Batang. Pihaknya berharap gerakan pembudayaan literasi di Batang sendiri harus dilakukan terus menerus.

“Karena mengubah budaya literasi membutuhkan proses yang cukup lama. Agar budaya baca di Indonesia khususnya Batang agar bisa menjadi tradisi,” harapnya.

Kepala Disperpuska Batang, Rakhmat Nurul Fadilah menerangkan, E-Perpus sendiri menjadi salah satu inovasi terbaru Perpusda Batang. Layanan ini tentunya dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses koleksi Perpusda Batang.

Rakhmat menjelaskan, PRB 2018 ini dimeriahkan sekitar 140 stan. Tak hanya stan penerbit buku, tapi juga dari pengrajin serta stan kuliner. PRB sendiri akan digelar selama tujuh hari ke depan. Dengan aneka serangkaian lomba dan acara. Seperti lomba bercerita, lomba mewarnai, dan lomba lainnya. (han/zal)