Targetkan ZIS Rp 3 Miliar

306
SALURKAN BANTUAN: Ketua Baznas Demak Bambang Soesetiarto bersama Bupati Demak HM Natsir menyerahkan bantuan gerobak untuk bina usaha mandiri. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALURKAN BANTUAN: Ketua Baznas Demak Bambang Soesetiarto bersama Bupati Demak HM Natsir menyerahkan bantuan gerobak untuk bina usaha mandiri. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Demak tahun ini menargetkan bisa meraup tarikan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 3 miliar. Dari jumlah target tersebut, hingga kini sudah terkumpul sebesar 52 persen.

Demikian disampaikan Ketua Baznas Demak, Bambang Soesetiarto disela penyerahan gerobak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kemarin.  Menurutnya, tahun lalu hingga Juli bisa tercapai 60 persen.

Namun, karena zakat dari guru SMA/SMK di Demak telah berpindah ke Baznas Provinsi Jateng, maka perolehan zakat didaerah menurun. “Karena itu, kita optimalkan untuk para PNS dilingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) sampai tingkat kecamatan,” katanya.

Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat disebutkan, bahwa perlu adanya pemberian pemahaman kepada pengurus unit pengelola zakat (UPZ) di setiap OPD termasuk di level kecamatan.

Ini agar mereka mengetahui secara benar tugas pokok (tupoksi)  masing masing. Untuk pemahaman ini, Baznas memberikan bimbingan teknis (bimtek) rencana kegiatan anggaran tahun (RKAT) terhadap UPZ. “Bimtek ini supaya UPZ mampu melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi dalam pengeloaan zakat,” ujar Soesetiarto.

Pengurus Baznas, Firdaus Faisol menambahkan, Baznas juga bedah rumah senilai Rp 15 juta, pemberian modal usaha, bantuan kursi roda, paket sembako dan beasiswa. Bupati Demak HM Natsir mengatakan, zakat merupakan hak dari orang yang memiliki hak tersebut. “Allah menitipkan zakat melalui penghasilan kita. Tidak memberi sedekah atau berzakat sama juga merampas hak orang lain. Tentu, lebih kejam dari perampok,” katanya. (hib/bas)