Panwas Evaluasi Kinerja PPDP

226
EVALUASI: Ketua Panwas Demak Khoirul Saleh dan anggotanya. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EVALUASI: Ketua Panwas Demak Khoirul Saleh dan anggotanya. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Panwas Demak melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pilgub Jateng beberapa waktu lalu. Ketua Panwaskab, Khoirul Saleh mengatakan, pihaknya mencatat sejumlah temuan dalam tahapan pilgub.

Diantaranya, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang diduga bekerja kurang sesuai tupoksi serta adapula yang anggota parpol. “Kita juga melihat saat kampanye, masih banyak pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye,” katanya.

Meski demikian, kata dia, secara umum pelanggaran menurun signifikan. Khoirul menambahkan, panwas tidak menemukan maupun menerima laporan money politics selama tahapan pilgub Jateng. “Kita bekerja semaksimal mungkin mulai panwas kabupaten sampai desa,” kata dia.

Menurutnya, evaluasi itu dinilai penting untuk menyerap semua masukan dalam rangka perbaikan untuk pemilihan kepala daerah mendatang. Tentu, hal itu mendasarkan pada norma, regulasi dan etika.

Dengan demikian, pergantian pemimpin dapat berjalan dengan baik. Dalam evaluasi ini, Panwas mencatat, partisipasi pemilih dalam pilgub hanya 57 persen. Meski ada peningkatan jika dibandingkan dengan pilgub periode sebelumnya, namun partisipasi pemilih masih jauh dari target KPUD sebesar 71 persen.

“Kita melihat masyarakat masih apatis. Mereka tidak peduli apakah sudah masuh dalam daftar pemilih atau belum. Kita melihat masih kurang adanya kesadaran dalam menggunakan hak pilihnya. Tentu, ini menjadi PR kita bersama,” ujar Khoirul. (hib/bas)