4 Desa Butuh Air Bersih

766

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Jumlah desa di Temanggung yang mengalami kekeringan pada akhir Juli ini bertambah. Tercatat ada 4 desa yang membutuhkan bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bendana Daerah (BPBD) Temanggung.

“Pada pertengahan Juli lalu hanya dua desa, yakni Desa Kalimanggis Kecamatan Kaloran dan Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan. Akhir bulan ini, ada tambahan dua desa lagi, yakni Desa Kundisari Kecamatan Kedu dan Desa Jetis Kecamatan Selopampang,” ucap Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi, Selasa (31/7).

Gito menjelaskan, untuk Desa Tlogopucang, kekeringan hampir menyeluruh di semua dusun. Terutama Dusun Kemik, Karangtengah, Karto Ngargomulyo, Karangtengah Utara, Tlogopucang Utara, Dlemik dan Dringo. Adapun Desa Kundisari merupakan daerah baru yang meminta bantuan air bersih, karena tahun-tahun sebelumnya belum pernah meminta bantuan air bersih.

“Sebenarnya tahun lalu di Desa Kundisari sudah mengalami kekeringan, namun tidak ada laporan yang masuk ke BPBD, karena warga tidak mengetahui kalau ada bantuan air bersih dari Pemkab Temanggung,” ungkapnya.

Beberapa hari yang lalu Pemerintah Desa (Pemdes) Kundisari melapor dan minta bantuan air bersih. Begitu ada laporan pihaknya langsung melakukan droping air bersih. “Hari ini (kemarin, red), kami dengan menggunakan mobil tangki PMI Cabang Temanggung melakukan pendistribusian air bersih ke desa tersebut,” bebernya.

Pada musim kemarau tahun ini, BPBD menyiapkan bantuan air bersih sebanyak 450 tangki. “Selain itu, kami juga menggandeng pihak swasta, seperti BUMD dan BUMN untuk antisipasi kuota yang kita siapkan kurang,” jelasnya. (san/ton)