33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Transparansi Hingga Pelosok Desa

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang akan bersikap transparan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.  Di era digital seperti sekarang, masyarakat sangat butuh informasi yang cepat, akurat dan transparan. Ini sebagai bentuk perwujudan pemerintah dalam memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat.

“Data adalah segala – galanya di kehidupan era digital, maka data informasi menjadi bagian terpenting bagi kehidupan keseharian dari pusat kota hingga pesolok desa, yang tak terpisahakan dengan kemajuan informasi teknologi (IT),” tegas Wakil Bupati Suyono saat membuka kegiatan Focus Group Discussion tentang Tata  Kelola Data Informasi Publik Berbasis Singgle Data System dan Open Data, kegiatan berlangsung di aula kantor bupati, Senin (30/7).

Keterbukaan informasi sebagai upaya mewujudkan smart city dan kepercayaan masyarakat. Karena kekuatan pemerintah ada pada data dan kita harap masyarakat bisa mendapat informasi sesuai yang dibutuhkan.

“Kita tidak usah takut dengan transparansi, yang penting akuntabilitas data yang bersinergi antar OPD, data informasi harus sampai ke unit – unit terkecil. Sehingga keterbukaan tercapai sesuai dengan perundang – undangan,” tandasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jamal Abdul Naser mengatakan, kegiatan tersebut untuk memberikan wawasan dan persepsi yang sama dalam implementasi Undang – Undang Keterbukaan Informasi Publik menuju pengelolaan data informasi berbasis single data sistem dan open data dalam mendukung smart city.

Dengan terbentuknya Pejabat Pengelola Informasi Data (PPID) di tingkat desa sebagai bentuk loyalitas desa dalam melayani masyarakat dan menjamin masyarakat mendapat informasi, sehingga ada keterbukaan data informasi bagi masyarakat untuk mengontrol kinerja dari pemerintah desa.

“Untuk itu, PPID di desa dibentuk untuk meningkatkan pengelolaan pelayanan informasi publik lebih baik yaitu efektif dan efisien, serta mengintegrasikan data informasi secara harmonis dan mampu membantu penyampaian informasi yang cepat mudah dan akurat,” jelas Jamal Abdul Naser. (han/zal)

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Targetkan Pasar Jaten Mendunia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meresmikan pasar Jaten di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Minggu (25/2). Pasar ini diinisiasi oleh warga setempat...

Unnes Sidang Etika, MNS Terancam Di-DO

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pihak rektorat Universitas Negeri Semarang (Unnes) masih menunggu perkembangan pemeriksaan di Polrestabes Semarang. Namun jika sudah dilakukan pembuktian, Unnes akan menindak tegas mahasiswanya...

Dewan Tampung Saran Pemkab

BATANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menampung saran Pemkab Batang terkait lima rancangan peraturan daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kabupaten Batang. Yang sebelumnya ditanggapi...

Sri Mulyani Cek Pembiayaan Mikro

RADARSEMARANG.COM, SUKOHARJO - Pedagang pasar Grogol dihebohkan dengan datangnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Pasar Telukan, Grogol, Sukoharjo, kemarin (25/5). Sri Mulyani datang...

OJK Tertibkan Usaha Gadai

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan waktu bagi para pelaku usaha pergadaian untuk mendaftarkan usaha mereka hingga 29 Juli 2018 mendatang. Bagi...

Semarang Dinobatkan Jadi Kota Cerdas Indonesia 2017 !

SETELAH melalui survei rating kota cerdas kepada 93 kota di Indonesia, Kota Semarang akhirnya dinobatkan sebagai salah satu Kota Cerdas di Indonesia pada tahun...