33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Sekolah Pengganti Belum Dibangun

Siswa Masih Menumpang Belajar di Masjid

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Puluhan orangtua wali murid SDN 2 Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan melakukan aksi unjuk rasa. Aksi dilakukan dengan menghadang rombongan Bupati Kendal, Mirna Annnisa bersama Anggota DPR RI saat akan meninjau jembatan layang tol Semarang-Batang di Desa setempat.

Aksi dilakukan lantaran anak-anak mereka menjadi terlantar karena adanya pembangunan tol Semarang-Batang telah menerjang SDN 2 Protomulyo. Sementara sampai saat ini, sekolah sudah dirobohkan untuk dibangun jalan, tapi sekolah untuk anak-anak mereka belum dibangun.

Dengan membawa poster dan spanduk berisikan tuntutan, puluhan wali murid itu siap dibawah jembatan layang jalan tol Batang-Semarang. Mereka nampak menunggu iring-iringan rombongan Bupati Kendal dan anggota DPR RI yang hendak melintas.

Para wali murid itu mengaku hanya ingin pendidikan anak-anak mereka yang terlantar ini diberikan perhatian dari pemerintah daerah. Sebab, sudah hampir setahun siswa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak diruang kelas.

“Anak-anak selama ini belajar dengan meminjam tempat di teras Masjid. Jadi belajar lesehan, tanpa meja kursi karena keterbatasan tempat yang ada di pengungsian ini. Jadi kasihan, mereka belajar jadi kurang nyaman. Selain itu ruangan terbuka menjadikan terganggu suara bising para pelintas jalan yang lewat,” kata Ketua Komite SDN 2 Protomulyo, Setia Nugraha, kemarin (30/7).

Dan yang lebih memprihatinkan lagi, lanjut Setia, Sekolah sudah hampir dua tahun dirobohkan namun sampai sekarang belum ada titik terang. Menenganai kapan dan target pembangunan sekolah bisa selesai. “Kami meminta kepastian, kapan sekolah bisa dibangun,” tuturnya.

Setelah mendapatkan penjelasan dari wali murid, bupati kemudian mencoba mendinginkan suasana. Bupati Mirna menjelaskan kepada warga jika lahan untuk pengganti SD yang digusur sudah siap. “Kami pastikan pekan depan sudah mulai dilakukan pembangunan sekolah, termasuk memperbaiki jalan rusak akibat pembangunan tol ini,” paparnya.

Diakuinya, jika pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal sudah menyiapkan lahan pengganti SD sejak 2016 lalu. Tapi pembangunan semua diserahkan pada kesiapan pelaksana dalam hal ini PT Waskita  Karya. “Makanya kami akan segera minta kepada PT Waskita untuk segera melakukan pembangunan SD, sebab kasihan anak-anak ini harus belajar tanpa meja kursi,” jelasnya.

Selain meminta sekolah yang digusur akibat tol segera dibangun, Bupati juga meminta PT Waskita untuk memperbaiki seluruh jalan yang rusak akibat dilalui pembangunan tol. “Banyak jalan yang rusak akibat tol, semua harus diperbaiki sebelum proses pembangunan tol selesai,” tandasnya. (bud/bas)

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Metode Peta Pikiran Tingkatkan Keterampilan Menulis Karangan Siswa

RADARSEMARANG.COM - DALAM menulis karangan, baik itu karangan narasi maupun deskripsi, siswa kerap kesulitan dalam mengembangkan gagasan. Hal ini dimungkinkan sekali,  karena strategi pembelajaran...

Prajurit dan PNS Kodim Lulus Ujian Komputer

MAGELANG—Puluhan tentara dan PNS di lingkungan Kodim 0705/Magelang, dinyatakan lulus mengikuti program pelatihan komputer, Jumat (10/11) kemarin. Sebelumnya, para prajurit tersebut telah mengikuti pelatihan...

Port Dickson

Oleh: Dahlan Iskan Gosip permusuhan itu langsung reda. Mahathir Mohamad tiba-tiba turun gunung. Ke Port Dickson. Tanggal 8 kemarin. Ikut kampanye. Untuk Anwar Ibrahim. Posisi Anwar...

Berharap Band Lokal Terangkat

SEMARANG – Dua band rock papan atas, Endank Soekamti dan Seringai sukses memeriahkan acara Lawbility #2, di Stadion Diponegoro akhir pekan kemarin. Keduanya didapuk...

Sepekan Operasi, Jaring 3.500 Pelanggar

SEMARANG- Sebanyak 3.500 pengendara roda dua maupun roda empat terjaring Operasi Zebra Candi 2017 yang baru berlangsung sepekan ini di wilayah hukum Polrestabes Semarang....

10 Ribu Warga Santap Lontong

SEMARANG – Menyambut Tahun Baru Imlek 2017, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jateng akan menggelar Semarak Budaya Cap Go Meh di kompleks Masjid...