33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Pedagang Banjarsari Tuntut Sekda Mundur

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pedagang Banjarsari yang tegabung dalam Persatuan Pedagang Kawasan Jalan Mangga Pasar Banjarsari (P2KJMPB) Pekalongan, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkot  Pekalongan, Senin (30/7). Mereka menuntut tempat relokasi yang layak seperti yang dijanjikan Sekretaris Daerah Pemkot Pekalongan Sri Ruminingsih.

Pedagang menilai sekda ingkar janji pada ratusan pedagang Pasar Banjarsari. Karena hingga kini pedagang belum mendapat tempat relokasi yang layak.

Zamrony, salah seorang pedagang mengungkapkan bahwa pada tanggal 14 Mei 2018 lalu, Sekda Sri Ruminingsih berjanji memberikan pasar darurat yang layak dan bagus dalam waktu cepat. Namun sudah lebih dari 7 bulan, sekda tidak menepati janji. “Kami minta sekda temui kami. Tepati janjinya untu pasar darurat yang layak, atau Sekda Sri mundur dari jabtannya,” teriak Zamrony dalam orasinya.

Zamrony juga mengatakan sekda juga selalu mengatakan tidak akan memindahkan pedagang ke tempat lain, karena telah puluhan tahun berdagang. Namun pada kenyataannya para pedagang harus pindah, ke lokasi pasar darurat di Lapangan Sorogenan. Tempat relokasi tersebut dinilai sangat tidak layak dan sempit, sehingga lebih dari 500 pedagang tidak dapat berjualan, karena tidak adanya lagi lapak yang bisa ditempati.

“Kami kecewa dengan janji manis Sekda Sri, faktanya Jalan Mangga harus segera disterilkan. Kami disuruh pindah ke kawasan Sorogenen yang hanya bisa ditempati oleh 72 pedagang saja, sedangkan seluruh pedagang Jalan Mangga ada 450 orang. Ini menunjukan bahwa sekda tidak pernah ke lapangan dan tidak mengerti permasalahan pedagang korban kebakaran Pasar Banjarsari,” tegas Zamrony.

Sementara itu, Sekda Sri Ruminingsih, ketika dikonfirmasi oleh beberapa awak media tidak bersedia menemui dengan alasan rapat penting. Hingga pukul 12.30 WIB, para demonstran yang berada di lingkungan Pemkot Pekalongan pun bubar dengan sendirinya. (thd/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tunggakan PBB Rp 5,3 Miliar

SALATIGA - Nilai Pajak Bumi dan Bangunan-Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Salatiga yang belum tertagih hingga saat ini mencapai Rp 5,3 miliar. Tunggakan tersebut...

Jangan Ditiru

PENGENDARA sepeda motor melintas di trotoar sepanjang Jalan Pemuda Semarang untuk menghindari kemacetan, Jumat (16/6). Kurangnya kesadaran berlalu lintas membuat sejumlah pengendara tidak tertib....

Komitmen Antikorupsi Masih Verbalisme

SEMARANG - Penandatanganan integritas antara pemkab/pemkot di Jateng dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pendidikan langsung kepala daerah di kantor KPK, agaknya bukan jaminan...

Kasi Diskominfo Dituntut Rp 1,2 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Merasa diintimidasi dan diminta membayar kekurangan hutang yang dianggap tidak sesuai dengan nilai awal pinjaman, Kurnia Tri Handayani, istri Taufan Yuristian...

Logistik Disimpan di Aula Kecamatan

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung Minggu (24/6) kemarin mendistribusikan logistik pilkada ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 9 kecamatan. Yakni ke...

Irigasi Rusak Perparah Kekeringan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan sawah seluas 249 hektare yang ada di tiga Kecamatan di Kabupaten Pekalongan mengalami kekeringan. Kondisi tersebut...