Pariwisata Angkat Ekonomi Desa

194

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Seluruh desa di Jateng didorong agar bisa terus berinovasi agar bisa lebih mandiri. Salah satunya dengan memaksimalkan berbagai potensi wisata di desa tersebut. Keunikan dan budaya lokal yang beragam bisa menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan desa mandiri.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Achsin Makruf mengatakan bahwa kemandirian desa mutlak untuk dilakukan. Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota se-Jateng harus bisa melakukan upaya dan mendampingi agar desa mandiri bisa terwujud. “Harus ada pendampingan dan jika perlu sokongan dana awal. Agar berbagai potensi ekonomi di desa bisa lebih maksimal,” katanya Usai Sidang Paripurna di DPRD Jateng.

DPRD sedang mengebut Perda tentang Desa Wisata di Jateng. Hal itu sebagai payung hukum, agar pelaksanaan desa wisata bisa lebih tertata dan efisien. Sehingga potensi bisa digarap dan bisa digunakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. “Semua masyarakat desa harus dilibatkan agar bisa lebih maksimal. Prinsipnya tetap mengedepankan nilai-nilai budaya lokal setempat,” ujarnya.

Politisi PAN ini menambahkan, unsur budaya lokal merupakan ciri khas yang harus dipertahankan. Karena itu yang menjual dan bisa dijadikan ikon masing-masing desa di Jateng. Selain itu, inovasi harus terus dilakukan sehingga akan lebih menarik wisatawan berkunjung. “Setiap desa memiliki keunikan masing-masing. Itu harus dipertahakan dan diinovasikan,” tambahnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik adanya Raperda Pemberdayaan Desa Wisata. Dengan begitu, bisa menjadi payung hukum dan acuan untuk mengembangkan potensi wisata di setiap desa se Jateng. “Ekonomi kreatif harus dibangun sampai tingkat desa, sehingga geliat ekonomi bisa lebih bagus dan berdampak langsung ke masyarakat,” katanya.

Ganjar menambahkan, program desa mandiri juga menjadi fokus pemerintah pusat dan Pemprov Jateng.  Ia mengakui, selama ini banyak masyarakat yang mempertanyakan soal pengelolaan dan pemberdayaannya. Pihaknya berharap, dengan adanya perda itu nanti bisa memperjelas mengenai desa wisata untuk sektor kepariwisataan.

“Kami sangat mendukung penyusunan raperda itu agar desa-desa wisata bisa tumbuh. Karena, nanti bisa menumbuhkan potensi lokal seperti produk masyarakat setempat sehingga dapat menjadi desa mandiri yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya. (fth/ida)