RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Jajaran Satreskrim Polres Salatiga berhasil meringkus dua pelaku pencurian mobil. Selain mobil, pelaku juga melakukan pencurian rokok yang jumlahnya mencapai ratusan slop yang ada di dalam mobil.

Pelaku yang ditangkap adalah SUK, 34, warga Kampung Jebres, Krajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta dan GAL, 34, warga Kampung Margorejo Kulon, Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pencurian dilakukan tersangka di area parkir Pasar Blauran, Kota Salatiga belam lama ini. Pencurian mobil dan ratusan bungkus rokok yang berada didalamnya ini berawal dari laporan salah seorang karyawan PT Serasi Auto Raya
Semarang, Benyamin Adhi Susanto, 29, warga Jalan Muara Mas, Panggung Lor, Semarang Utara, Kota Semarang.

Ia melapor ke Polres Salatiga bahwa mobil supervisor rokok perusahaan yang digunakan oleh seorang salesnya, SUK, hilang dicuri saat diparkir di Jalan Taman Makam Pahlawan, Salatiga. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap SUK, penyidik merasa ada yang janggal dari keterangan sales. Setelah diintrogasi lebih jauh, akhirnya Suk mengaku dirinya bekerjasama dengan GAL untuk mencuri mobil perusahaan saat mengirim barang di Salatiga.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan menjelaskan, kasus pencurian mobil ini, sebelumnya sudah direncanakan oleh kedua tersangka. Modusnya menggandakan kunci. Tersangka bisa menggandakan kunci mobil karena salah seorang tersangka, yakni SUK merupakan karyawan perusahan sebagai sopir.

Kunci mobil digandakan oleh SUK. Sehari sebelum kejadian pada Kamis (26/7) lalu sekitar pukul 14.30, kunci diserahkan kepada tersangka GAL. Setelah Suk memarkirkan mobil di Jalan Taman Makam Pahlawan,  kemudian menghubungi GAL dan memberitahukan lokasi parkir
lalu mobil dicuri.

Dalam penyidikan, kedua tersangka ini ternyata juga sudah empat kali melakukan pencurian rokok milik perusahaan tempat SUK bekerja. Modusnya memecah kaca  dan mengambil semua rokok yang ada di dalam mobil. Selanjutnya ratusan bungkus rokok curian itu, dijual ke
beberapa  toko di daerah Solo.

“Kedua tersangka sudah berteman lama. GAL juga pernah karyawan perusahaan yang sama, namun beberapa tahun lalu mengundurkan diri. Kemudian mereka bekerja sama,” jelas kapolres. (sas/bas)