33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Dua Calhaj Batang Wafat di Tanah Suci

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Dua orang calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 keberangkatan dari embarkasi haji Donohudan Solo wafat di tanah suci Makkah.

Dua jamaah tersebut yakni, Siti Aminah, 57, warga Desa Tegalsari RT 06 RW 01 Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang dan Supriyati, 51, warga Dukuh Kalipucang, Desa Kranggan RT 01 RW 07 Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang.

“Dari laporan yang masuk, almarhumah Siti Aminah wafat pada 23 Juli 2018, karena mengidap penyakit cardio vascular. Sedang almarhumah Supriyati meninggal pada 29 Juli 2018, karena mengidap penyakit respiratory,” terang Andi Afifudin, Operator Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang Selasa (31/7/2018).

Dijelaskan, Siti Aminah wafat di pemondokan Madinah dan Supriyati wafat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

Lanjut Andi, kedua calhaj ini telah dinyatakan istitha’ah (kemampuan melaksanakan ibadah haji secara fisik, mental dan perbekalan, Red) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), karena telah mengantongi surat istitha’ah sebelum pelunasan haji.

“Dari keterangan pihak keluarga untuk almarhumah Supriyati, diakui memang pernah menderita penyakit stroke dan kanker,” terang Andi.

Sementara itu Surwiyadi perangkat Desa Kranggan mengatakan, bahwa Supriyati dalam kurun waktu satu tahun terakhir memang mengalami sakit sakitan. Almarhumah sering keluar masuk rumah sakit untuk opname maupun sekadar memeriksakan kesehatannya.

“Saya kurang tahu sakit yang diderita Supriyati ini apa. Kemarin pada saat akan pemberangkatan, saya melihat almarhumah dalam keadaan ceria dan sehat-sehat saja,” imbuhnya.

Supriyati, kata Surwiyadi berangkat menunaikan ibadah haji bersama suaminya. Pasangan ini mendaftar haji pada tahun 2011. “Kami belum mendapatkan info lebih lanjut dari Kantor Kemenag Batang, apakah jenazah dipulangkan atau tidak,” ucapnya.

Sedang Imam Khasani, anak almarhumah Supriyati mengatakan, pertama kali mendapatkan kabar wafatnya ibunya langsung dari sang ayah. Ia ditelepon dari Makkah setelah setengah jam ibunda meninggal dunia.

“Sebelumnya, Ibu mempunyai riwayat penyakit vertigo terus menjalar ke jantung ke saraf sampai terakhir ibu sakit stroke. Keluarga mengharap, agar jenazah Ibu bisa dimakamkan di tanah suci Makkah,” tandasnya. (han/lis)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...