Aset LKM Sejahtera Capai Rp 31 Miliar

233
BUKA TABUNGAN: Kabag Perekonomian Nanang Tasunar didampingi Direktur PT LKM Demak Sejahtera Eny Suprapti bersama siswa yang membuka rekening tabungan kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUKA TABUNGAN: Kabag Perekonomian Nanang Tasunar didampingi Direktur PT LKM Demak Sejahtera Eny Suprapti bersama siswa yang membuka rekening tabungan kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Lembaga keuangan pemerintah daerah PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Demak Sejahtera terus berkembang. Selain membuka kantor cabang di Buyaran Karangtengah, kini perusahaan daerah (perusda) yang sebelumnya bernama Bank Pasar (Bapas) milik Pemkab Demak tersebut juga telah membuka cabang baru di Pasar Gajah.

Direktur PT LKM, Eny Suprapti mengatakan, dengan dibukanya kantor cabang tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan PT LKM. Secara umum, kata dia, perkembangan PT LKM Demak Sejahtera hingga Juni 2018 asetnya mencapai Rp 31.298.421.181.

Adapun dana untuk penyaluran kredit Rp 24.638.225.598, dana masyarakat Rp 15.529.586.671 serta deviden Rp 335.837.091. “Untuk jumlah nasabah semuanya sekitar 2.900 nasabah. Sedangkan, nasabah di Cabang Gajah sudah ada sekitar 300 nasabah,” katanya disela peresmian kantor cabang, kemarin.

Sejauh ini, lanjut Eny, kredit macet dapat diatasi dengan dibentuknya tim khusus. “Dengan adanya LKM ini, masyarakat sangat terb, antu. Sebab, mereka dapat terhindar dari lintah darat. Ini sekaligus bisa mengentaskan kemiskinan. Lembaga ini juga melayani untuk sekolah sekolah dalam pengelolaan keuangan,” katanya.

Kabag Perekonomian Setda Pemkab Demak, Nanang Tasunar mengungkapkan, PT LKM memiliki peran besar dalam memajukan perekonomian masyarakat. “Kita berharap, LKM ini berkembang terus dan bisa mengcover disemua kecamatan,”ujarnya.

Gatot Yulianto dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menambahkan, PT LKM merupakan yang terbesar di Jateng.  “PT LKM ini kalau bisa tidak hanya mengejar profit semata, namun harus bisa melakukan pemberdayaan masyarakat,” kata dia. (hib/bas)