33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

19 M Untuk Rehab 1.708 RTLH

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemkab Pekalongan telah mengalokasikan Rp 19 miliar untuk rehabilitasi 1.708 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pekalongan. Masing-masing unit rumah mendapat bantuan rehab Rp 10 juta sampai Rp 15 juta.

“Uang tersebut jangan digunakan untuk membeli bedak atau rokok, karena uang Rp 15 juta ini merupakan amanat dari pemerintah untuk memperbaiki rumah panjenengan,” jelas Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memulai rehabilitasi RTLH secara simbolis di Kelurahan Kedungwuni Timur Kecamatan Kedungwuni.

Bupati mengatakan bahwa pembangunan tidak hanya dilihat dari aspek fisiknya saja, melainkan juga pada nilai-nilai spiritualnya, karena tidak semua orang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Menurutnya, jumlah rumah di Kabupaten Pekalongan sebanyak 189.977 unit. Sementara RTLH sebanyak 39.297 unit. Dari 39.297 rumah ini, menurut pemerintah belum memenuhi standart. “Tahun 2018 ini kita bisa menyelesaikan rehabilitasi 1.708 rumah,” kata Asip.

Sementara itu, Kepala Dinas Permukiman, Trinanto, mengatakan, berdasarkan basis data terpadu (BDT) tahun 2015, jumlah RTLH Kabupaten Pekalongan sebanyak 21.956 unit. Hingga tahun 2017, telah dilaksanakan rehab sebanyak 3.143 unit. Anggaran pembangunannya dari APBN melalui DAK, APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Pekalongan, CSR Bank Jateng, Dana Desa minimal 2 unit per desa.

“Pada tahun 2018 ini akan dilaksanakan rehab RTLH sebanyak 1.708 unit dengan total anggaran Rp 19 miliar, yang bersumber dari DAK sebanyak 482 unit senilai Rp Rp 7,2 miliar yang meliputi 4 kecamatan, 4 kelurahan, 10 desa. Dan yang bersumber dari APBD kabupaten sebanyak 410 unit senilai Rp 4,1 miliar. Kemudian dari APBD provinsi melalui bantuan pemerintahan desa, 3 unit per desa senilai Rp 8,1 miliar” papar Trinanto. (thd/zal)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penyedia Jasa Harus Taat Kontrak 

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG –  Penyedia jasa yang beroperasi di Kabupaten Temanggung diminta taat pada kontrak kerja. Dengan taat kontrak kerja, diharapkan pekerjaan jasa konstruksi bisa...

Penjelasan Jasa Marga Soal Tarif Tol Jakarta-Surabaya Untuk Mudik 2018

JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengklarifikasi viralnya tarif tol untuk rute Jakarta - Surabaya yang disebut akan diberlakukan menyambut mudik 2018 ini. ...

Potensi Pajak UMKM Rp 2 T

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah memangkas tarif pajak UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I berharap kebijakan ini...

Kementan Terjunkan Tim Khusus Tangani Antraks

UNGARAN–Kementerian Pertanian (Kementan) menerjunkan tim khusus sebagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus antraks ke daerah lain. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan saat...

Kaderisasi Berpijak pada Pendidikan Kebangsaan

RADARSEMARANG.COM - Menurut Abdurrahman, ada tiga ruh yang membangkitkan agenda kaderisasi Ansor di masa mendatang. Pertama, dengan mengambil spirit Nahdlatul Wathan, pendidikan dan pengkaderan...

Titik Kemacetan Pindah, Siapkan Jalur Alternatif

SALATIGA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga memprediksi titik kemacetan pada masa arus mudik tahun ini akan berubah. Dari sebelumnya di ruas Bawen–Blotongan, kini...