Pelari Nyeker Kebanjiran Hadiah

428
TIDAK MINDER : Ahmad Rizal Akbar dan kedua orangtuanya di rumah sederhana yang beralaskan tanah dan sering terendam rob. (FATKHIATUL MILADYAH/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Kerja dan kemauan keras bisa mengalahkan keterbatasan. Hal ini dibuktikan Ahmad Rizal Akbar, siswa SMP Islam FQ Wonokerto, Kota Pekalongan.

Rizal berhasil merebut medali emas lomba lari 1.000 meter dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif tingkat nasional di Malang, 23-27 Juli 2018. Yang menarik, Rizal berlari tanpa mengenakan sepatu alias nyeker. Ia menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 3 menit 45 detik.

Atlet muda kelahiran 30 Januari 2005 ini memang berasal dari keluarga kurang mampu. Rumahnya di pesisir Desa Api-Api Kecamatan Wonokerto rusak karena terlalu sering terendam rob. Orangtuanya, Ahmad Mustofa dan Nuriyah, hanya penjual pisang. Wajar bila mereka tak mampu membelikan sepatu untuk Rizal.

Tapi kondisi ini tak membuatnya patah semangat. Di bawah bimbingan guru olahraga Darnoto, ia berlatih 5 kali dalam seminggu. Rizal bahkan penuh percaya diri ketika tampil di kejuaraan dengan nyeker. “Tidak boleh minder. Walaupun peserta lainnya menggunakan sepatu, namun saya bisa membuktikan dan bisa menang dalam perlombaan. Semoga bisa mengikuti lomba lari tingkat internasional,” ujar siswa yang bercita-cita menjadi anggota TNI ini.

Berita kemenangan Rizal telah menyebar seantero Indonesia. Banyak pihak yang bangga dengan prestasi Rizal dan mengirimkan hadiah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengirimkan hadiah berupa sepeda, sepatu dan tas sekolah. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menghadiahi uang pembinaan dan beasiswa. Kemudian Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan memberikan apresiasi berupa sepatu lari, sepatu bola, bola, perlengkapan sekolah, tas, sembako, beras dan uang. Selain itu, masih banyak pihak yang memberikan hadiah baik berupa sepatu, perlengkapan sekolah, sembako hingga uang.

“Semoga Rizal bisa jadi atlet yang bisa dibanggakan dan bisa menuju perlombaan tingkat internasional,” ucap Nuriyah yang bangga dengan prestasi anaknya. (mg20/ton)