OJK Targetkan 40 Bank Wakaf Mikro

869

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2018 ini menargetkan 40 Bank Wakaf Mikro berdiri. Hal tersebut sebagai upaya memperluas penyediaan akses keuangangan masyarakat.

Secara nasional, hingga saat ini telah berdiri 26 Bank Wakaf Mikro dengan 5.735 nasabah. Dari jumlah tersebut, total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp 6,05 miliar. Jumlah tersebut termasuk 7 Bank Wakaf Mikro di Jawa Tengah dengan 1.330 nasabah dan jumlah penyaluran pembiayaan mencapai Rp 1,44 miliar.

“Tahun ini kita targetkan bisa capai 40 Bank Wakaf Mikro. Tapi itu bukan target akhir, akan terus usahakan berkembang. Sehingga semua pesantren dapat kesempatan yang sama,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiana di sela peresmian Bank Wakaf Mikro di Pesantren Futuhiyyah, Demak, Jumat (27/7) kemarin.

Menurutnya, kehadiran Bank Wakaf Mikro dengan berbasis Lembaga Keuangan Mikro Syariah ini dapat menjadi salah satu solusi dalam menyediakan akses permodalan bagi masyarakat kecil yang belum terhubung dengan lembaga keuangan formal.

“Tujuannya pemberdayaan umat. Dengan adanya modal, masyarakat semakin produktif, industri berkembang, yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan. Ini akan terus menggulung sehingga perekonomian nasional pun akan tumbuh,” ujarnya.

Kepala OJK Regional 3 Jateng-DIJ, Bambang Kiswono menambahkan, pembentukan Bank Wakaf Mikro di berbagai daerah dilakukan dengan mengikutsertakan tokoh pengasuh pesantren dan dibantu para donatur dalam bentuk bantuan dana khusus melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Syariah Mandiri.

Skema pembiayaannya tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp 3 juta dan margin bagi hasil yang dikenakan setara 3 persen. Dalam skema pembiayaan ini juga disediakan pendampingan kelompok sehingga akan membantu pemberdayaan masyarakat yang memiliki usaha ultra mikro. (dna/ida)