Disita, Kapal Angkut Solar Ilegal Milik Oknum Polri

450

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebuah kapal dengan kapasitas 10 Gross Ton (GT) berisi bahan bakar minyak (BBM) solar disita aparat Direktorat Polisi Air Baharkam Polri. Diduga, kapal tersebut mengangkut solar ilegal yang akan dijual di wilayah Jawa Tengah.  Sedangkan pemiliknya  diduga oknum anggota Polri bernisial T, berpangkat Bripka. Sekarang, kapal tersebut berada di Perairan Utara Semarang, bersandar di samping kapal patroli dari Mabes Polri.

“Solarnya masih di dalam kapal, belum dipindahkan,” ungkap seorang anggota polisi di lokasi yang enggan ditulis namanya, Minggu (29/7) kemarin.

Kapal tersebut disita bersama dua awak yang menahkodai pada Rabu (25/7) malam lalu.
Dugaan sementara, kapal tersebut mengambil sisa bahan bakar solar di kapal-kapal di perairan, yang seharusnya tidak dijual ke luar.

“Dugaannya solar itu diambil dari bahan bakar kapal-kapal industri yang bersandar di perairan Semarang, lalu diambil dengan kapal ini untuk dijual kembali,” bebernya.

Sumber koran ini memastikan, dua orang yang diamankan tersebut bukan anggota Polri. Saat ini, dua orang yang diamankan tersebut masih menjalani pemeriksaan, dan kasusnya dilimpahkan ke Ditpolair Polda Jateng. Ia menyebut tidak butuh waktu lama untuk mengungkap proses penyelundupan solar itu.

“Nggak lamalah beberapa hari saja, lalu kita tangkap saat dia selesai mengambil solar dari sebuah kapal,” imbuhnya.

Dirpolair Polda Jateng, Kombes Pol Andreas Kusmaedi saat dikonfirmasi mengakui adanya penangkapan BBM selundupan tersebut.  “Iya betul, lebih lengkapnya besok (hari ini) ke Gakkum aja soal itu,” katanya singkat. (mha/aro)