86,94 Persen Warga Terdaftar JKN-KIS

72
JAGA KESEHATAN : Ratusan peserta bersemangat mengikuti instruktur senam kolosal yang dilaksanakan di halaman kantor Pemkot Salatiga, kemarin pagi. (IST)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Ratusan peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mengikuti senam kolosal yang dilaksanakan halaman kantor Pemkot Salatiga, kemarin pagi. Kegiatan yang dipromotori BPJS Kesehatan ini dilakukan dalam rangka HUT BPJS serta menyambut Asian Games XVIII mendatang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempromosikan betapa murah dan mudahnya untuk menerapkan hidup sehat. Cukup dengan senam rutin setiap pagi, kita sudah bisa meningkatkan kebugaran dan imun kita,” terang Kepala BPJS Kesehatan cabang Ungaran Titus Sri Hardianto.

Dengan meningkatnya pemahaman tentang hidup sehat, lanjut Titus, diharapkan peserta JKN-KIS yang sakit bisa menurun. Dengan penurunan jumlah peserta yang sakit, maka alokasi anggaran bisa dialihkan ke kegiatan kegiatan preventif lainnya agar masyarakat tetap sehat.

Dijelaskan Titus, tahun 2017, biaya yang dihabiskan untuk penyakit katastropik mencapai Rp 18,4 triliun atau 21,8 persen dari total biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS kesehatan. Oleh karena itu, BPJS kesehatan fokus untuk menjaga masyarakat tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif. “Sementara bagi masyarakat yang berisiko menderita penyakit katastropik seperti diabetes melitus dan hipertensi, dapat mengelola risiko tersebut melalui program pengelolaan penyakit kronis (proanis),” terang Titus.

Lebih jauh dijelaskan dia, sampai Juni 2018, terdapat 166.996 jiwa penduduk Salatiga yang telah menjadi peserta JKN-KIS atau sebanyak 86,94 persen. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS kesehatan telah bekerjasama dengan 243 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), 15 rumah sakit dan klinik utama, 7 apotik dan 8 optik. (sas/ton)