33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Nyaleg, Kades Harus Mundur

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Kepala desa (kades) yang ingin maju bersaing sebagai calon anggota legislatif (caleg) di Pemilu 2019, wajib mengundurkan diri. Dengan mendaftarkan diri sebagai caleg, otomatis mereka menjadi anggota partai politik.

“Kades yang nyaleg harus mundur, aturannya begitu. Hingga sekarang belum ada yang mengajukan pengunduran diri,” ungkap Kabag Pemerintahan dan Desa Setda Wonosobo Tono Prihartono, Jumat (27/7).

Selain kades, gubernur, bupati, wakil bupati, serta aparatur sipil negara (ASN) alias pegawai negeri sipil (PNS), dan anggota TNI/Polri yang akan nyaleg juga harus mengundurkan diri.

Hal sama juga berlaku bagi jajaran  direksi, komisaris, dewan pengawas dan/atau karyawan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), atau badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

“Kita belum tahu, apakah ada kades dari desa di Kabupaten Wonosobo yang mencalonkan diri atau tidak, sebab belum ada laporan masuk,” ucapnya.

Namun jika benar ada yang mencalonkan diri, kemungkinan mereka baru akan mengajukan pengunduran diri setelah tahapan pendaftaran ke KPU selesai dan berjalan lancar. Sebab ada masa perbaikan atau mengisi kelengkapan hingga 31 Juli 2018. “Pengunduran diri wajib dilakukan karena saat mendaftar mereka telah memiliki KTA partai,” bebernya.

Komisioner KPU Wonosobo Nurul Mubin menjelaskan, dari 16 parpol peserta Pemilu 2019, hanya 15 parpol yang mendaftar di KPU Wonosobo. Total ada 510 orang bacaleg, terdiri dari 291 laki-laki dan 219 perempuan. PDI Perjuangan, PKB, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Perindo, PAN dan Partai Demokrat mendaftarkan bacaleg sesuai jumlah kursi di DPRD Wonosobo, yakni 45 orang. Kemudian Partai Golkar mendaftarkan 41 bacaleg, Partai Hanura (40), PPP (32), PKS (27), PSI (22), Partai Berkarya (16), PBB (14), dan Partai Garuda (3). (cr1/ton)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkot Magelang Fasilitasi UMKM 

RADARSEMARANG, MAGELANG – Pemkot Magelang mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Magelang untuk terus berinovasi mengembangkan produknya. Utamanya dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas...

Di Balik Layar Rekapitulasi Pemilu yang Kuras Tenaga-Pikiran (2/Habis)

Selama Ramadan, untuk menuntaskan rekapitulasi, rata-rata para komisioner dan staf KPU baru bisa tidur setelah subuh. Mengonsumsi vitamin, kurma, dan madu salah satu cara...

Anggota DPR Bagi-Bagi Biskuit

TEMANGGUNG- Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Abdul Kadir Kading, membagi-bagikan biskuit kepada siswa SDN Morobongo, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung. Tujuannya, agar para siswa mendapat...

Dulu Terkumuh, Kini Kota Terbersih 

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Kabupaten Pekalongan dalam dua tahun terakhir, telah mengalami banyak perubahan di segala bidang. Termasuk menjadi salah satu kota terbersih di Indonesia pada...

BNI Salurkan KUR untuk Pelaku Usaha Pengasapan Ikan

DEMAK- Wilayah Kabupaten Demak selain dikenal memiliki potensi perekonomian pada sektor pertanian juga mempunyai potensi untuk dikembangkan pada sektor perikanan, industri pengolahan dan perdagangan....

Tak Punya Cerita Pakem, Semua Imajinasi Dalang

Wayang suket atau wayang gaga memang tidak setenar jenis wayang lain. Tapi varian wayang kontemporer ini tetap menarik tanpa mengesampingkan pesan moral layaknya pertunjukan...