33 C
Semarang
Jumat, 5 Juni 2020

Fokus Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur

Another

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

Kondisi sejumlah jalan di Kendal sebelum dan setelah diperbaiki. (Foto dokumentas Pemkab Kendal)
Kondisi sejumlah jalan di Kendal sebelum dan setelah diperbaiki. (Foto dokumentas Pemkab Kendal)

RADARSEMARANG.COM – USIA 413 tahun, Pemkab Kendal terus berbenah. Saat ini yang menjadi fokus di masa pemerintahan Mirna Annisa adalah pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan.

“Jalan dan jembatan merupakan akses rakyat, jadi kami dahulukan ketimbang lainnya. Sehingga 2019 semua jalan kabupaten bisa mulus, warga bisa menikmatinya,” ujar Bupati Kendal, Mirna Annisa.

Tidak sekadar mengawal anggaran agar infrastruktur mendapat prioritas. Mirna juga turun ke lapangan untuk melakukan cek kondisi jalan dan memantau kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Pentaan Ruang (DPUPR) agar bisa melaksanakan pembangunan infrastruktur dengan cepat dan tepat.

“Saya tidak cuma ingin mendapatkan laporan saja, jika jalan sudah diperbaiki. Saya turun sendiri dan mengeceknya, jika belum saya minta agar PUPR mengecek kemudian menganggarkannya untuk dibangun,” tandasnya.

Mirna juga aktif berkomunikasi dengan masyarakat untuk mempercepat pembangunan sesuai keinginan rakyat. Baik secara tatap muka langsung maupun media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Hasilnya Bupati yang akrab disapa Mbak Mirna itu mendapat banyak laporan dan keluhan dari warga masyarakat akan kondisi jalan yang masih buruk. Dari laporan langsung ia lempar kepada DPUPR untuk segera ditindak lanjuti.

“Kalau sudah ada anggarannya saya minta segera dikerjakan. Tapi kalau belum, saya akan anggarkan di APBD perubahan maupun APBD 2019,” paparnya.

Hasilnya selama tiga tahun kepemimpinan  Bupati Mirna berjalan, dari panjang jalan kabupaten 770,993 kilometer saat ini sudah 65,38 persen atau 504 kilometer sudah dibangun di 2017. Sisanya sekitar 267 kilometer  akan dibangun secara bertahap setiap tahun. “Kami yakin 2020 semua jalan kabupaten sudah mulus,” akunya.

Kepala DPUPR Kendal, Sugiyono mengatakan, tahun ini pihaknya akan menyelesaikan 72 kilometer. Dengan rincian peningkatan jalan menggunakan APBD Kendal sebanyak 52 paket pekerjaan dengan panjang jalan 50 kilometer. Pemeliharaan jalan 10 kilometer. Selain itu pembangunan jalan menggunakan DAK dua paket pekerjaan dengan panjang 5 kilometer dan bantuan provinsi (banprov) 5 paket dengan panjang jalan 7 kilometer.

“Anggaran tersebut masih akan ditambah lagi di APBD perubahan 2018 ini. Kami usulkan sebesar Rp 20 miliar untuk 10 paket pekerjaan dengan panjang jalan 17 kilometer. Jadi total jalan yang akan dibangun tahun ini 89 kilomter,”  terangnya.

Di 2019 nanti, DPUPR masih memiliki PR perbaikan jalan sepanjang 178 kilometer. Saat ini pihaknya sudah menyusun rencana pembangunan jalan untuk tahun anggaran 2019. Ada 86 paket peningkatan jalan yang akan diusulkan dengan anggaran Rp 70 miliar sepanjang jalan 70 kilometer dari APBD. Lainnya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 30 miliar dengan panjang 15 kilometer.

“Selain itu kami usulkan DAK penugasan dari pusat untuk lima ruas jalan senilai Rp 30 miliar dengan panjang 20 kilometer. DAK penugasan ini adalah jatah untuk daerah yang memiliki beban kawasan industri. Pengusulannya melalui Bappenas dan Menkeu,” jelasnya.

Selain itu pembangunan jalan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebanyak enam paket dengan anggaran Rp 4,5 miliar untuk empat kilometer jalan. Ditambah usulan Banprov 10 paket sebesar Rp 77 miliar dengan harapan 30 kilometer .

“Total jika semua usulan kami disetujui ada 139 kilometer. Jadi 2020 jika semua rencana bisa berjalan baik, tinggal tersisa 39 kilometer,” tambahnya.

Salah satu yang menjadi incaran DPUPR adalah merampungkan jalan penghubung Gemuh-Patean. Yakni dari Gemuh-Kalices sudah dibangun 2017, begitupun Kalibareng-Curugsewu juga sudah dibangun.

“Namun masih ada kendala antara Kalices-Kalibareng sepanjang tiga kilometer. Kondisi sudah tertutup dan ditanamai jagung. Itu akan kami usut melalui gorong-gorong, sehingga jalur tersebut menjadi jalur alternatif Cepiring menuju wisata Curug Sewu, ketimbang harus memutar ke Weleri-Sukorejo,”  tandasnya. (adv/bud/zal)

Latest News

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

More Articles Like This

Must Read

Belajar Pencernaan Manusia, Baper Yuk!

RADARSEMARANG.COM - GURU mengajar di kelas memiliki sebuah harapan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lancar dengan pengelolaan kelas yang baik, dapat mencapai tujuan pembelajaran...

Puluhan Warga Kemetul Blokade Pembangunan Tol

UNGARAN–Puluhan warga Desa Kemetul Kecamatan Susukan memblokade pembangunan tol Semarang–Solo ruas Salatiga–Boyolali, Selasa (7/11) kemarin. Blokade tersebut sebagai aksi protes warga setempat terhadap pembangunan...

Pejabat dan PNS Diwarning

“Apabila terpaksa menerima, wajib melaporkan setiap gratifikasi yang pernah atau telah diterimanya kepada Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) melalui Unit Pengendalian Gratifikasi Pemerintah Kota Magelang.” Djatmo...

Jadi VO Itu Menyenangkan

RADARSEMARANG.COM - BAGI Nurul Hidayah, menjadi pengisi suara kartun/animasi adalah sebuah tantangan. Terlebih saat ia harus membawakan sejumlah karakter dalam waktu bersamaan. Merasa kesulitan...

Makin Kompetitif Beradu Pebulutangkis Luar Daerah

MAGELANG–Kehadiran pebulutangkis luar daerah yang turut tampil dalam Djarum Foundation Kejurkot Bulu Tangkis Tidar Cup XVIII di GOR Djarum Magelang membuat kejuaraan ini makin...

Usulkan Reward Desa Berkinerja Baik dan Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

RADARSEMARANG.COM - DPRD Kabupaten Demak melalui rapat kerja (raker) komisi-komisi telah membahas berbagai hal terkait laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Demak akhir tahun anggaran 2017....