Apresiasi Peran Bank Wakaf di Pesantren

331
APRESIASI: Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Drs H Fathan Subchi disela soft launching Bank Wakaf Mikro di Ponpes Futuhiyyah Mranggen, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
APRESIASI: Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Drs H Fathan Subchi disela soft launching Bank Wakaf Mikro di Ponpes Futuhiyyah Mranggen, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Kebutuhan masyarakat terhadap perbankan  syariah menjadi yang utama, termasuk di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Di Ponpes Futuhiyyah Mranggen misalnya, kini telah didirikan Lembaga Keungan Mikro Syariah (LKMS) yaitu, berupa Bank Wakaf Mikro.

Kemarin, bank tersebut diresmikan Bupati Demak HM Nastir. Peresmian dihadiri langsung Pengasuh Ponpes Futihiyyah KH Hanif Muslih, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Drs H Fathan Subchi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),  Heru Kristiyana, dan ketua LKMS Bank Wakaf Mikro, Helmi Wafa.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Fathan Subchi mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi peran Bank Wakaf Mikro yang didirikan di Ponpes Futuhiyyah tersebut. Menurutnya,  bank wakaf  tanpa agunan dan bunga itu diharapkan dapat membantu masyarakat, utamanya dilingkungan pondok pesantren.

“Ini merupakan terobosan penting dalam dunia pesantren. Keberadaan bank wakaf mikro ini bisa menjadi magnet bagi tumbuhnya kembangnya  ekonomi di pesantren,” ujar legislator dari dapil Jateng 2 meliputi Demak, Kudus dan Jepara ini.

Menurutnya, keberadaan bank tersebut juga menujukkan komitmen pemerintah dalam memperluas penyediaan akses keuangan masyarakat dan memberdayakan ekonomi masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiana menambahkan, bank wakaf mikro dapat memeratakan kesejahteraan masyarakat kecil yang belum tersentuh lembaga keuangan formal. “Bank mikro ini dapat membantu usaha usaha ekonomi kecil dipesantren,” ujarnya.

Ketua LKMS Bank Wakaf Mikro, Helmi Wafa mengatakan, terbentuknya bank wakaf itu  merupakan wujud komitmen dari OJK yang terus meningkatkan dan memperluas akses modal bagi usaha kecil. “Kita berharap, bank wakaf ini dapat menyediakan permodalan atau pembiayaan bagi masyarakat,” kata dia.

Bupati Demak HM Natsir mengatakan, peran Bank Wakaf Mikro itu akan mampu mengurangi persentase penduduk miskin di Demak yang masih 10,6 persen. “Bank ini menjadi angina segar dalam pemberdayaan masyarakat miskin,” katanya. (hib/sct/bas)