24.6 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

RSUD Bekali Tenaga Kesehatan Peduli Pertumbuhan Anak

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Peringatan Hari Anak menjadi momentum untuk memantau dan lebih peduli pada tumbuh kembang anak. Dalam memperingati Hari Anak Nasional ini, RSUD Sunan Kalijaga Demak menggelar apel besar pentas tari bagi anak anak. Kegiatan ini diadakan antara lain untuk merangsang pertumbuhan anak.

Direktur RSUD Sunan Kalijaga dr Deby Armawati, SpM melalui Humas Kusmanto, S.Kep, NS menuturkan, selain memberikan kesempatan kepada anak anak untuk ikut pentas tari, RSUD juga memberikan bingkisan souvenir kepada pasien anak anak yang dirawat di rumah sakit tersebut. “Kita juga mengadakan seminar terkait anak,” katanya.

Seminar yang dihelat dilantai 3 RSUD ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada tenaga kesehatan (bidan), termasuk yang bertugas di setiap 27 puskesmas diwilayah Kota Wali. Pembekalan melalui seminar yang mengusung tema deteksi dini dan tatalaksana stunting pada anak ini menghadirkan narasumber dokter spesialis anak dari RSUD milik pemerintah tersebut. Yaitu, dr Cahyani, SpA, dr Rini Katarina, dr Saeful serta dr Aryawan.

Para dokter spesialis anak ini memaparkan materi masing masing. Materi yang disampaikan antara lain, bagaimana cara menemukan anak anak yang mengalami gizi buruk dan mencari penyebab perkembangan anak yang dinilai tidak sesuai dengan harapan atau gagal tumbuh atau kuntet (stunting).

Karena itu, pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif menjadi faktor yang penting  untuk tumbuh kembang anak tersebut. Dr Cahyani mengatakan, pemberian susu kepada anak harus lebih baik sesuai dengan usianya.

Pemberian ASI dinilai lebih baik. Namun, yang terjadi dimasyarakat umum, masih ada orang tua yang memberikan susu yang tidak semestinya, seperti diberi susu kambing dan lain sebagainya. Banyak pula yang memberi susu formula namun kadang tidak sesuai dengan usianya. “Jadi, pemberian susu harus tepat,” ujar dr Cahyani.

Selain susu, faktor pemberian asupan gizi makanan juga penting untuk diperhatikan. Saat memberi makan pada anak misalnya, orang tua harus menjaga betul saat anak anak tersebut sedang makan. “Kalau pas makan, misalnya tidak boleh sambil menonton televisi. Ini sangat penting karena biar anak punya memori yang baik. Sebab, waktu makan adalah proses pembelajaran bagi anak. Kalau makannya bisa fokus, tentu akan membantu memorinya dikemudian hari agar bisa mengonsumsi makanan yang tepat, termasuk saat berada dirumah atau keluarga,” katanya. (hib/sct/bas)

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Tetap Sehat dan Produktif di Usia Senja Bersama Posbindu Balkesmas Wilayah Ambarawa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Jumat pagi, suasana di salah satu ruangan panti Wreda Maria, gua Lerep, Ambarawa, terasa lebih semarak di banding hari-hari biasanya. Pagi...

Banjir Meluas, BBM Langka

KUDUS – Banjir yang melanda di eks-Karesidenan Pati membuat bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kudus dan Jepara semakin langka. Tidak hanya premium (bensin),...

UM Magelang Gelar Ramadan Ceria

MAGELANG--Selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa hingga Kamis (6-8/6), UM Magelang beserta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Magelang menggalang semangat untuk membantu warga...

Mbak Ita Tekankan Kontinuitas

SEMARANG-Kaum wanita di Kota Semarang memiliki potensi yang hebat. Hal itu ditunjukkan oleh ibu-ibu di RT 6 RW 5 Kelurahan Gunungpati Kecamatan Gunungpati Kota...

More Articles Like This

- Advertisement -