RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Laba bersih PT Astra Internasional Tbk (Grup Astra) hingga semester I tahun ini mencapai Rp 10,4 triliun. Jumlah tersebut meningkat 11 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto mengatakan, laba bersih grup meningkat pada semester pertama tahun ini utamanya disebabkan oleh peningkatan kontribusi dari bisnis alat berat. Laba bersih sektor ini meningkat sebesar 60 persen menjadi Rp 3,3 triliun.

“Peningkatan kinerja bisnis mesin konstruksi, kontraktor penambangan, dan pertambangan, sebagai dampak dari peningkatan harga batu bara ini sangat berpengaruh pada peningkatan laba bersih grup,” ujarnya, Kamis (26/7).

Peningkatan juga ditunjukkan oleh sektor jasa keuangan grup. Laba bersih bisnis jasa keuangan grup meningkat 5 persen menjadi Rp 2,1 triliun, dengan peningkatan kontribusi dari bisnis pembiayaan konsumennya. “Pertumbuhan dua sektor ini melebihi dari yang dapat diimbangi oleh pelemahan kontribusi dari kegiatan operasional agribisnis dan infrastruktur,” ujarnya.

Laba bersih dari segmen agribisnis grup turun sebesar 23 persen menjadi Rp 625 miliar. Begitu juga dengan laba bersih dari bisnis otomotif grup stabil di posisi Rp 4,2 triliun. Peningkatan laba bersih dari penjualan sepeda motor dan bisnis komponen otomotif melebihi dari yang dapat diimbangi oleh penurunan laba bersih dari penjualan mobil. (dna/ton)